Butuh Kerja Sama dalam Membangkitkan Kembali UMKM di NTB

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

164
Direktur Pengembangan Produk Ekspor Kemendag RI, Ali Satria. Foto : Turmuzi

MATARAM — Direktur Pengembangan Produk Ekspor Kemendag RI, Ali Satria menyebutkan, agar UMKM bisa pulih dan berproduksi seperti sediakala, semua pihak harus ikut mengambil bagian. Tidak hanya pemerintah pusat, Pemda NTB juga harus lebih proaktif melakukan proses pemulihan.

“Dari sisi suplai juga harus diperbaiki, infrastruktur dan sebagainya, supaya UMKM termasuk eksportir di NTB bisa berusaha lagi seperti sediakala. Bagaimana pihak yang tadinya terkena dampak, bisa berproduksi seperti awal,” katanya di Mataram, Selasa (4/12/2018).

Ditanya berapa lama UMKM bisa pulih seperti sediakala, Ali mengaku tidak bisa memastikan. Tergantung bagaimana dukungan diberikan, baik dari sisi infrastruktur maupun permodalan.

Ia mencontohkan, Jogja bisa lebih cepat kembali pulih, karena secara geografis dekat dengan pemerintah pusat, karena lokasi di Jawa.

“Tapi tergantung juga, karena bantuan untuk NTB banyak juga,” sebutnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, dari sisi kualitas produk dihasilkan UMKM juga harus terus dilakukan perbaikan dan kalau bisa yang diekspor dari NTB jangan berbentuk primer, harus ada nilai tambahnya.

“Makanya koordinasi dan kolaborasi dengan kementerian perindustrian yang membina produsen sangat penting, misalkan jagung yang diekspor jangan hanya bahan mentah, tapi sudah berbentuk bahan jadi, sehingga meningkatkan nilai tambah,” katanya.

Disebutkan juga, guna membantu Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) bangkit dan kembali pulih seperti sediakala, Kementerian Perdagangan RI siap membantu UMKM NTB memasarkan produk dihasilkan, terutama yang terdampak gempa. Ibaratnya satu perusahaan besar, ada Kementerian perindustrian, KUKM, Kementerian Pertanian yang akan ikut membantu membimbing dan meningkatkan nilai produksinya.

Sebelumnya Kepala Dinas Perdagangan NTB, Hj. Putu Selly Andayani mengaku terus berupaya membantu UMKM yang ada dengan memperluas jaringan pemasaran produk dihasilkan. Tidak hanya di tingkat nasional, namun juga internasional.

“Masyarakat pelaku UMKM juga diminta lebih melek dengan perkembangan teknologi, terutama dalam hal pemasaran. Dengan memanfaatkan media sosial internet dalam melakukan promosi dan pemasaran, produk bisa dikenal oleh masyarakat luas,” tutupnya .

Baca Juga
Lihat juga...