Butuh Keseriusan Semua Pihak untuk Wujudkan Kedamaian di Papua

Ilustrasi - Warga Papua -Foto: Dok CDN

TIMIKA — Tokoh agama Katolik di Kabupaten Mimika, Pastor Bert Hogenboorn OFM mengatakan dibutuhkan upaya serius dan kerja keras dari semua kalangan untuk mewujudkan kedamaian di Papua.

Dikatakan, Natal yang dirayakan sebagai hari kelahiran Yesus Kristus, Sang Juru Selamat tidak sekedar perayaan simbolis namun harus dihayati sebagai peristiwa iman umat kristiani.

“Saya sangat berharap pesan Natal yaitu ‘damai di bumi’ benar-benar dihayati oleh semua pihak. Mari kita memakai waktu dan kesempatan ini untuk membangun perdamaian yang abadi di Tanah Papua. Butuh usaha serius untuk mewujudkan damai itu benar-benar terjadi di Papua,” kata Pastor Hogenboorn di Timika, Senin (24/12/2018).

Misionaris asal Belanda yang sudah puluhan tahun berkarya di Papua itu mengatakan perdamaian yang hakiki tidak akan terjadi di Papua jika masih ada tindak kekerasan, perang suku, pembunuhan, pembantaian dan pelanggaran hak-hak warga negara.

“Mari kita mengambil sikap positif untuk melindungi semua warga yang ada tanpa terkecuali,” katanya.

Pastor Hogenboorn yang juga merupakan pegiat masalah HIV-AIDS di wilayah Timika itu mengaku sangat prihatin dengan masih terus terjadinya tindak kekerasan di Tanah Papua hingga dewasa ini, sebagaimana yang dialami oleh puluhan pekerja PT Istaka Karya di Kabupaten Nduga pada awal Desember lalu.

Ia mengingatkan kepada semua pihak untuk segera menghentikan segala bentuk kekerasan yang terjadi agar dapat mewujudkan kedamaian di Papua.

“Mengatasi kekerasan tidak bisa dihadapi dengan kekerasan karena hanya akan melahirkan kekerasan yang baru. Saya sangat berharap masyarakat kecil di pedalaman Papua bisa menikmati damai dan terus bertumbuh serta berkembang dalam kedamaian itu,” pintanya.

Warga Timika kini mulai berbenah menyambut perayaan Natal 25 Desember 2018 yang jatuh pada hari Selasa nanti.

Di berbagai gereja baik Katolik maupun Protestan, jemaat mulai sibuk mendandani gedung-gedung gereja dengan Kandang Natal, Pondok Natal, Pohon Natal dan lampu-lampu hias warna-warni.

Beberapa gereja di Kota Timika terutama Gereja Katolik akan menggelar Misa Malam Natal pada Senin malam nanti.

Di Gereja Katedral Tiga Raja Timika dan Gereja Paroki Santo Stefanus Sempan, perayaan Misa Malam Natal akan berlangsung dua kali yaitu pada pukul 17.00 WIT dan pada pukul 19.00 WIT. [Ant]

Lihat juga...