Canon Ball, Buah yang Menarik Perhatian Karena Nama

Editor: Mahadeva

278
Pohon Canon Ball - Foto Ranny Supusepa

JAKARTA – Salah satu buah koleksi Taman Buah Mekarsari, yang masuk dalam daftar buah yang paling ingin dikunjungi adalah Canon Ball. 

Keunikan nama buah yang berasal dari Amerika Selatan tersebut, menurut Marketing Communication Taman Buah Mekarsari, Firman Setiawan, berasal dari bunyi, yang ditimbulkan saat buah tersebut jatuh ke tanah.  “Ukuran buah ini tergantung dari banyaknya bakal buah dalam satu cabang. Kalau banyak bakal buahnya, ukurannya tidak akan terlalu besar. Tapi kalau hanya dua atau tiga maka buahnya bisa mencapai berat antara satu hingga dua kilogram. Dan saat matang, kalau jatuh ke tanah sangat kencang bunyinya,” kata Firman, Selasa (25/12/2018).

Selain karena suara, bentuk buah Canon Ball juga sangat mirip dengan bola peluru meriam. Hanya saja, buah Canon Ball berwarna coklat, tidak hitam. “Diameter buahnya bisa mencapai 15 hingga 24 sentimeter. Dan dari satu pohon, bisa menghasilkan sekitar 200 hingga 300 buah,” tambah Firman lebih lanjut.

Bunga dari tanaman Canon Ball- Foto Ranny Supusepa

Firman menyebut, pohon yang bernama latin Coroupita gulanensis tersebut, hanya ada tiga di Mekarsari. “Pohon ini sudah mulai dikoleksi sejak awal Mekarsari dikembangkan. Karena masuknya dalam kelompok koleksi, kita hanya punya tiga pohon saja. Dan memang sejauh ini, belum ada penelitian yang lebih mendalam tentang pemanfaatan buah maupun tanamannya,” tandasnya.

Pohon Canon Ball, termasuk pohon yang bisa mencapai tinggi lebih dari lima meter. Dengan kecenderungan pohon memiliki banyak cabang. Bentuk daunnya memanjang, dengan panjang sekira 15 hingga 24 sentimeter, berwarna hijau agak gelap.

Pada musim kemarau, pohon ini cenderung untuk meluruskan daun, hingga hanya terlihat rantingnya saja. “Dari berbunga hingga buahnya matang itu sekitar 3 hingga 4 bulan. Pohon ini memiliki rumah ganda, artinya bunga dari tanaman ini memiliki putik dan benangsari. Jadi penyerbukannya terjadi dalam satu rumah,” urai Firman.

Pemilihan pohon tersebut, sebagai tanaman penghijauan tidak disarankan. Walaupun pohonnya termasuk klasifikasi rindang, tapi buahnya yang besar dan berat, berpotensi membahayakan jika mengenai orang yang kebetulan berada di bawahnya.  “Bunga dari Canon Ball memang indah. Kelopak berwarna merah. Tidak terlalu terang, juga tidak terlalu gelap, dengan bagian tengah berwarna merah muda hampir putih. Tapi tetap saja pohon ini tidak cocok untuk diletakkan di pemukiman,” kata Firman.

Baca Juga
Lihat juga...