Capai Swasembada, Pemerintah Perlu Atasi Alih Fungsi Lahan

182

JAKARTA  – Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menilai, pemerintah perlu benar-benar mengatasi alih fungsi lahan guna meningkatkan produktivitas pertanian sehingga dapat mencapai swasembada pangan nasional.

“Pemerintah perlu fokus pada peningkatan produktivitas lahan untuk mengatasi alih fungsi yang sudah banyak terjadi,” kata Peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS), Arief Nugraha, di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, permasalahan alih fungsi lahan semakin menyulitkan tercapainya swasembada pangan.

Namun, lanjutnya, peningkatan produktivitas lahan bisa dilakukan untuk tetap mendukung produktivitas pertanian nasional.

Ia menyatakan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk meningkatkan produktivitas lahan. Pertama adalah pemerintah harus memperhatikan ketersediaan akses irigasi sebagai sumber pengairan dari lahan-lahan pertanian.

“Lahan yang memiliki akses irigasi, biasanya akan cenderung memiliki produktivitas yang lebih tinggi,” paparnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menginginkan berbagai daerah dapat benar-benar memberdayakan sumber daya air secara optimal untuk sektor pertanian, mengingat masih belum maksimalnya daerah melakukan hal itu.

“Jangan biarkan air sampai lautan sebelum dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat,” kata Andi Amran Sulaiman dalam lokakarya di ICE Bumi Serpong Damai (BSD), Tangerang Selatan, belum lama ini.

Ia memaparkan, Kementerian Pertanian (Kementan) bekerja sama antara lain dengan Kementerian Desa juga telah membangun sekitar 30.000 embung di berbagai daerah, tetapi hal tersebut dinilai masih belum cukup.

Untuk itu, ujar dia, berbagai pihak termasuk petani di pedesaan juga harus lebih mengenal dan memberdayakan teknologi dalam rangka meningkatkan kesejahteraan mereka.

Mentan memaparkan bahwa di sejumlah negara maju, yang sumber daya airnya tidak sekaya di Indonesia, tetapi mereka dinilai berhasil mengoptimalkan daur ulang air. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...