Capaian Imunisasi MR di Pontianak Masih Jauh dari Target

Imunisasi, ilustrasi -Dok: CDN

Sidiq menambahkan, evaluasi yang dilakukan Kementerian Kesehatan itu bisa saja melakukan evaluasi ulang dan dilakukan kajian spesifik penyebab penolakan dari masyarakat sehingga bisa memberikan solusi untuk mengatasinya.

“Semua Puskesmas terus bergerak hingga akhir Desember nanti. Hanya saja tetap terhambat karena kami sering mendapat protes dari orang tua,” katanya.

Dinas Kesehatan Kota Pontianak, mencatat tahun 2017 dilakukan uji dengan sampel 90 anak, hasilnya 23 anak dinyatakan positif Rubella, dan sebanyak 30 anak positif campak. “Kemudian tahun ini dilakukan pemeriksaan lagi pada 50 anak, hasilnya sekitar 20-30 persen anak tersebut menderita rubella dan 30 persennya campak,” ungkapnya.

Menurut Sidiq, uji sampel itu membuktikan kedua penyakit itu masih menjadi ancaman bagi kesehatan, sehingga ia menyayangkan kesempatan mengeliminasi dalam kampanye MR capaian imunisasinya di Pontianak masih di bawah target. [Ant]

Lihat juga...