Cegah Penyalahgunaan Narkoba, 175 Polisi Tabalong Dites Urine

BANJARMASIN — Sebanyak 175 anggota dari Polres Tabalong mengikuti tes urine yang dilaksanakan oleh Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tabalong sebagai upaya pencegahan penyalahgunaan obat terlarang.

Kepala BNNK Kabupaten Tabalong, AKBP Husni Thamrin, menjelaskan target tes urine bagi anggota Polres sebanyak 175 orang untuk mendeteksi secara dini adanya penyalahgunaan narkoba.

“Sebelumnya tes urine juga kami lakukan terhadap para aparatur sipil negara termasuk instansi vertikal,” jelas Husni di Tanjung, Senin (17/12/2018).

Tes urine sendiri digelar di halaman Polres Tabalong yang diikuti para perwira hingga tamtama di jajaran tersebut.

Rencananya tes urine juga dilaksanakan bagi apartur sipil negara (ASN) di lingkup Dinas Kesehatan kabupaten setempat.

Sebelumnya sebanyak 612 ASN sudah mengikuti tes urine dari 15 perangkat daerah dan hasilnya tiga orang positif.

Sedangkan untuk instansi vertikal sudah ada sembilan lembaga mulai dari Kementerian Agama, Pengadilan Agama, Rutan, Lapas, Kantor Pajak Pratama, KPPN, PN Tanjung, Kejari Tabalong dan BPS.

BNNK Tabalong sendiri menggunakan alat yang bisa mendeteksi enam parameter kandungan zat pada pelaksanaan tes urine, mulai dari ampethamine (AMP) yang ada dalam kandungan ineks dan sabu, methampethamine (METH) yang merupakan turunan dari sabu dan ineks.

Termasuk COC atau cocaine, MOP atau morphine (MOP), THC yang ada di marijuana atau ganja dan benzodiazephine (BZO) yang ada di pil koplo, obat tidur dan lainnya. (Ant)

Lihat juga...