CHRM2 Unej Bukukan Hasil Riset soal Penerapan HAM

JEMBER — The Centre for Human Rights, Multiculturalism and Migration (CHRM2) Universitas Jember meluncurkan buku berjudul Hak Asasi Manusia: Politik, Hukum dan Agama di Indonesia dan seminar dalam rangka memperingati Hari HAM Sedunia di Gedung Rektorat Unej.

Kegiatan tersebut digelar di Gedung Rektorat Unej di Jember, Jawa Timur, Senin (10/12/2018).

Menurut Ketua CHRM2 Unej, Al-Khanif, peluncuran buku itu dilandasi kondisi internalisasi pelaksanaan nilai dan norma HAM di Indonesia yang masih belum maksimal dengan permasalahan yang disebabkan oleh realitas politik, kebijakan hukum, dan pengaruh agama.

Hal itu menyebabkan internalisasi dan pemajuan HAM di Indonesia menjadi kompleks, bahkan terkesan mundur.

“Di sisi lain, pelaksanaan norma HAM dipandang sebagai ‘ancaman’ terhadap nilai-nilai agama sehingga memaksa negara menetapkan kebijakan politik yang tidak ramah terhadap HAM,” katanya.

Ia mengatakan CHRM2 Unej telah menerbitkan empat buku dan akan terus giat mempromosikan internalisasi HAM melalui berbagai kegiatan seperti penerbitan buku, seminar dan pelatihan.

Buku Hak Asasi Manusia: Politik, Hukum dan Agama di Indonesia merupakan karya terbitan yang keempat dengan 12 penulis yang menyumbangkan pemikirannya, terbagi dalam tiga bidang, yakni politik dan HAM, Hukum dan HAM, serta Agama dan HAM.

“Ke depan, kami di CHRM2 ingin meluaskan layanan dengan mulai memberikan advokasi kepada masyarakat, tutur dosen di Fakultas Hukum Unej yang juga Ketua Serikat Pengajar Hak Asasi Manusia atau SEPAHAM.

Tidak hanya meluncurkan buku, CHRM2 yang merupakan pusat penelitian mengenai HAM, multikulturalisme, serta imigrasi di Kampus Unej itu sengaja menghadirkan dua pembicara guna memberikan refleksi atas pelaksanaan HAM di Indonesia.

Mereka adalah Herlambang P. Wiratraman dari Fakultas Hukum Universitas Airlangga Surabaya, dan Mirza Satria Buana dari Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin, Kalsel.

Lihat juga...