Daop Purwokerto: Selama Nataru, KA Melintas Meningkat Signifikan

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

PURWOKERTO — Selama masa angkutan Natal dan tahun baru (Nataru) frekuensi kereta api (KA) yang melintas meningkat sigifikan dan setiap 10 menit sekali, akan ada KA yang lewat di wilayah Daop V Purwokerto.

Daop Purwokerto
Kepala Daop V Purwokerto, Mohamad Nurul Huda Dwi Santoso. Foto: Hermiana E Effendi

Kepala Daop V Purwokerto, Mohamad Nurul Huda Dwi Santoso menyebutkan, total ada 140 rangkaian KA penumpang dan barang yang melewati Daop V.

Di wilayah tersebut, ada 300 pintu perlintasan dan baru 70 yang dilengkapi palang pintu pengaman dan petugas.

ʺJika dirata-rata, maka setiap sepuluh menit ada satu KA melintas, ini sangat padat dan sebagian besar perlintasan tidak berpalang pintu pengaman. Kita mengimbau warga (pengendara) untuk berhati-hati,ʺ terangnya usai memimpin gelar pasukan Nataru di halaman Kantor Daop Purwokerto, Rabu (19/12).

Disebutkan, dari hasil pendataan, terdapat 11 perlintasan tak berpintu yang dinilai cukup rawan. Pihaknya mengantisipasi dengan menempatkan tiga petugas untuk berjaga di setiap titik rawan.

Sementara itu, selama angkutan Nataru, pihaknya mengerahkan 2.011 personel gabungan dari pihak KAI dan TNI/Polri. Mereka akan melakukan pengamanan di atas KA stasiun-stasiun dan melakukan patroli di jalur serta objek penting lainnya, seperti dipo lokomotif dan kereta.

ʺPerjalanan KA akan dikawal oleh personel keamanan, selain dari Polsuska, juga akan ada penambahan dari unsur TNI/Polri. Kita upayakan semua berjalan lancar dan aman,ʺ jelas Ka Daop.

Untuk antisipasi terhadap gangguan kelancaran perjalanan KA, Daop V menyiapkan lokomotif cadangan di Dipo Lokomotif Stasiun Purwokerto dan Kutoarjo.

Untuk antisipasi longsor ataupun banjir, disiapkan alat material untuk siaga (Amus) pada 17 titik resort, yaitu resort 5.1 Slawi, resort 5.2 Prupuk, resort 5.3 Bumiayu, resort 5.4 Legok, dan lain-lain.

Lihat juga...