Dekranas Siap Fasilitasi Kebangkitan UMKM di Palu

113
Ilustrasi -Dok: CDN

PALU – Ketua Bidang Manajemen Usaha Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), Bintang Puspayoga, siap menggandeng Kementerian Koperasi dan UKM untuk membantu kebangkitan kembali UMKM di Palu, Sulawesi Tengah, pascabencana.

Bintang Puspayoga hadir ke Dinas-Dinas Koperasi dan UKM di lokasi yang terdampak bencana gempa, tsunami dan likuifaksi di Palu dan sekitarnya, Kamis (6/12/2018).

“Kami turun langsung ke lapangan pascagempa, untuk fokus melihat apa yang dibutuhkan masyarakat Sulawesi Tengah secara umum,” katanya.

Ia menyatakan siap memfasilitasi para pelaku UMKM yang terdampak bencana, agar menjadi fokus dan prioritas bagi program-program sinergi antara Dekranas dengan Kemenkop yang selama ini sudah berjalan.

Bintang yang juga Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Koperasi dan UKM itu, turun langsung ke sejumlah lokasi pascabencana di Palu, Sigi dan Donggala, untuk menyalurkan bantuan sekaligus menggali berbagai hal yang dibutuhkan masyarakat, untuk membangun kembali perekonomian Sulawesi Tengah.

Pada kesempatan itu, Bintang menyalurkan bantuan kepada keluarga ASN di lingkungan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tengah. Bantuan dalam berbagai bentuk itu datang dari dana yang terkumpul dari bakti sosial keluarga besar Kementerian Koperasi dan UKM untuk keluarga korban bencana.

Tercatat, di Kota Palu ada beberapa ASN yang menjadi korban bencana, khususnya rumahnya rusak berat serta ada satu anak ASN yang sampai saat ini hilang belum ditemukan. Bantuan diserahkan kepada 35 keluarga.

Bintang kemudian melanjutkan kunjungan ke Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sigi, yang terletak di Sidera, Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sigi, Muhamad Irwan Lapata, mengatakan, pihaknya membutuhkan bantuan dan perhatian dari Pemerintah Pusat, untuk membangkitkan kembali perekonomian masyarakat setempat.

“Kami mengajukan pengembangan sentra UKM, pelatihan kewirausahaan, vokasional, sampai usulan bantuan peralatan penunjang yang akan sangat bermanfaat bagi pelaku UKM di Sigi,” katanya.

Pihaknya sendiri sampi saat ini masih mendata para pelaku UMKM dan usahanya yang terkena dampak langsung bencana yang terjadi pada 28 September 2018 itu. Dari data itulah baru kemudian dapat ditindaklanjuti langkah-langkah bantuan yang dapat diberikan.

Bintang Puspayoga menambahkan, langkah sigap dan cepat yang dilakukan Pemkab Sigi layak untuk diapresiasi. Ia menegaskan, bahwa sudah selayaknya pemerintah memprioritaskan pembangunan kembali daerah pascabencana.

“Kita harapkan, masyarakat Sigi bisa menjadi wirausaha sosial, artinya potensi yang ada di daerah itulah yang dikembangkan,” katanya.

Ia pun berpesan, agar masyarakat segera bangkit dan tidak terus-menerus meratapi musibah yang sudah terjadi.

Bintang Puspayoga juga mengunjungi beberapa anak yang mengikuti program trauma healing di Kabupaten Donggala. Bertempat di Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Donggala, Bintang berinteraksi dan berdialog singkat dengan beberapa anak-anak yang sudah kembali ceria pascabencana.

Bintang, bahkan sempat bernyanyi bersama anak-anak dan memberikan bantuan peralatan sekolah kepada mereka. Pada kesempatan itu, Bintang sekaligus menyosialisasikan berbagai program yang bisa diterapkan di Kabupaten Donggala, yang merupakan program sinergi antara Kementerian Koperasi dan UKM dengan Dekranas.

“Kami turun ke lapangan ini bukan sekadar memberikan bantuan, tapi menggali persoalan di lapangan, sehingga bisa diketahui apa yang dibutuhkan masyarakat untuk mengatasi masalah yang terjadi di lapangan,” katanya.

Misalnya saja, ketika masyarakat membutuhkan pelatihan, maka perlu diketahui pelatihan yang paling sesuai dengan potensi daerah setempat.

Ia berharap, masyarakat di Sulawesi Tengah bisa segera bangkit dari keterpurukan, dan kembali membangun perekonomian wilayahnya, agar pulih, bahkan lebih baik. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...