Desa Mandiri Lestari Trirenggo Bantul Salurkan 15 Gerobak Rakyat

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

YOGYAKARTA — Yayasan Damandiri  (yayasan yang didirikan oleh Presiden ke-2 Ri, HM Soeharto) kembali menggulirkan program peningkatan ekonomi masyarakat serta pengentasan kemiskinan bagi warga kurang mampu di Desa Mandiri Lestari Trirenggo Bantul.

Ketua KUD Gemah Ripah H Ambyah. Foto: Jatmika H Kusmargana

Melalui Koperasi Unit Desa Gemah Ripah, Yayasan Damandiri, menyalurkan program bantuan Gerobak Rakyat. Sebanyak 15 unit fasilitas untuk berdagang diberikan pada warga kategori keluarga pra sejahtera dan sejahtera 1. Tujuannya tak lain, agar warga kurang mampu dapat memulai usaha guna meningkatkan taraf hidup keluarganya.

“Target kita pada 2018 ini ada sebanyak 50 Gerobak Rakyat yang diberikan pada warga kurang mampu. Namun untuk sementara ini baru 15 unit yang telah disalurkan,” ujar Ketua KUD Gemah Ripah, H Ambyah, kepada Cendananews, Jumat (14/12/2018).

Dengan nominal Rp800 ribu per gerobak, adanya bantuan program Gerobak Rakyat itu diharapkan dapat meningkatkan semangat warga kurang mampu di Desa Mandiri Lestari untuk meningkatkan ekonomi mereka dengan memulai usaha baru.

“Untuk sementara, Gerobak ini kita berikan dalam bentuk pinjaman ke yang bersangkutan. Sehingga apabila mereka tidak lagi memanfaatkannya, bisa kita tarik untuk dialihkan ke orang lain. Tujuannya semata-mata agar mereka semangat dan giat berjualan,” ungkapnya.

Penerima bantuan Gerobak Rakyat sendiri diprioritaskan bagi warga kurang mampu kategori pra sejahtera dan sejahtera 1, yang masih produktif di Desa Mandiri Lestari Trirenggo. Dalan arti mereka memiliki niat dan kemauan untuk memulai usaha dengan berjualan. Baik itu berjualan makanan, minuman hingga angkringan.

“Jadi warga dari keluarga pra sejahtera dan sejahtera 1 yang berasal dari 17 dusun kita seleksi. Ada sebagian yang sebelumnya telah memiliki usaha. Namun ada pula yang sebelumnya tidak memiliki usaha namun pernah berjualan. Itu yang kita prioritaskan. Karena mereka sudah memiliki dasar berdagang,” katanya.

Tak hanya bantuan gerobak, warga kurang mampu juga diberikan kemudahan berupa pinjaman modal usaha melalui unit-unit usaha KUD Gemah Ripah. Baik itu Unit Koperasi Tabungan Kredit Pundi Sejahtera (Tabur Puja) yang dapat menjadi sumber pinjaman modal usaha, maupun unit Warung Cerdas Damandiri yang dapat menyuplai kebutuhan dagangan warga.

“Jika mereka tidak punya modal, bisa pinjam atau ngebon dulu ke Warung Cerdas. Karena disana semua sudah disediakan. Nanti bisa bayar belakangan. Tidak masalah,” ujarnya.

Sinergitas program Gerobak Rakyat dengan unit-unit usaha KUD seperti Tabur Puja dan Warung Damandiri ini diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan ekonomi warga kurang mampu, namun juga menghidupkan unit-unit usaha KUD.

“Sehingga keuntungan KUD diharapkan dapat semakin meningkat, yang pada akhirnya juga akan dapat memberikan kesejahteraan bagi seluruh anggotanya,” tutupnya.

Lihat juga...