Desa Mandiri Lestari Trirenggo Bedah 5 Rumah

Editor: Mahadeva WS

YOGYAKARTA – Sejak pertama kali diluncurkan pada Maret 2017, Desa Mandiri Lestari Trirenggo Bantul, yang merupakan desa binaan Yayasan Damandiri, berbenah guna mewujudkan masyarakat desa agar bisa berdaya dan mandiri. 

Ketua KUD Gemah Ripah Trirenggo Bantul H Ambyah – Foto: Jatmika H Kusmargana

Sepanjang 2018, sejumlah program baik pemberdayaan ekonomi, maupun pengentasan kemiskinan, tak berhenti dilakukan Yayasan bentukan Presiden RI ke 2 HM Soeharto tersebut. Salah satunya adalah upaya peningkatan taraf hidup masyarakat melalui program bedah rumah. Setelah di 2017 lalu, ada 10 unit Rumah Tak Layak Huni (RTLH) direnovasi. Di 2018, Yayasan Damandiri kembali merenovasi lima RTLH milik warga miskin di Desa Trirenggo.

Pembangunan lima rumah tersebut merupakan tahap pertama, dari target 10 rumah. “Tahun 2017 kita targetkan ada 10 rumah yang dibedah. Dan semuanya selesai. Sementara di 2018 ini, dari 10 rumah kita baru menyelesaikan lima rumah. Sisanya kemungkinan akan dilanjutkan pada 2019 mendatang,” ujar Ketua KUD Gemah Ripah, yang merupakan pelaksanaan program Desa Mandiri Lestari di Desa Trirenggo Bantul, H Ambyah, Sabtu (15/12/2018).

Ambyah menyebut, setiap warga yang mendapatkan bantuan program bedah rumah, merupakan warga miskin dari keluarga pra sejahtera. Mereka tinggal di rumah yang tidak layak huni. Bantuan yang diberikan senilai Rp25 juta per keluarga.

Rp20 juta untuk renovasi rumah, dan Rp5 juta untuk modal usaha berdagang. “Jadi warga miskin yang mendapat bantuan program bedah rumah, tidak hanya kita renovasi rumahnya saja. Namun mereka juga kita buatkan warung untuk memulai usaha. Sehingga mereka bisa memiliki penghasilan dan dapat meningkat taraf hidupnya,” ungkapnya.

Bantuan modal usaha warung senilai Rp5 juta, untuk membeli perlengkapan seperti rak dan meja senilai Rp2 juta. Untuk membeli berbagai macam jenis dagangan seperti sembako, mie instan, makanan dan minuman ringan, hingga peralatan rumah tangga lainnya senilai Rp3juta.  “Seluruh dagangan untuk warung milik warga yang rumahnya kita bedah ini, diambil dari Warung Cerdas Damandiri yang merupakan salah satu unit usaha KUD. Nanti jika dagangan mulai habis, warga juga kita arahkan untuk membeli di warung KUD. Dengan begitu unit usaha KUD juga akan diuntungkan,” ungkapnya.

Selain program bedah rumah, Yayasan Damandiri melalui KUD Gemah Ripah, juga tetap menggulirkan sejumlah program pemberdayaan masyarakat lainnya, di Desa Mandiri Lestari Trirenggo. Diantaranya, program Tabungan Kredit Pundi Sejahtera (Tabur Puja) sebagai sumber pinjaman modal usaha bagi warga. Hingga program bantuan fasilitas usaha melalui program Gerobak Rakyat.

Lihat juga...