Dharma Pertiwi Gelar Bakti Sosial di Banten

TANGERANG – Memperingati Hari Ibu ke-90, Dharma Pertiwi menggelar bakti sosial dengan berbagai acara, mulai dari pelayanan kesehatan, hingga pelatihan keterampilan usaha kreatif dan bisnis online, bagi warga Desa Tanjung Kait, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, Senin (17/12/2018).

Dalam sambutannya, Ketua Umum Dharma Pertiwi, Nanny Hadi Tjahjanto, mengatakan, bakti sosial merupakan upaya dan kepedulian TNI bersama Dharma Pertiwi, dalam membantu meringankan beban masyarakat.

Berkait bakti sosial kesehatan, Nanny Hadi Tjahjanto, mengatakan,  bahwa sehat merupakan dambaan setiap manusia, karena dengan kondisi yang sehat dapat melaksanakan setiap aktivitas dengan baik dan sempurna.

Ada pun makna makna bakti sosial kesehatan yang paling dalam adalah menjalin dan mempererat semangat kekeluargaan serta kebersamaan antara TNI, Dharma Pertiwi dengan masyarakat.

“Dilandasi dengan keinginan tersebut, Dharma Pertiwi bersama-sama dengan TNI dan Mitra TNI serta Instansi terkait lainnya, mengadakan bakti sosial kesehatan,” ucapnya.

Ia pun berharap, kegiatan bakti sosial kesehatan berupa pengobatan massal ini, dapat memberikan manfaat bagi masyarakat yang kurang mampu, untuk meningkatkan derajat kesehatannya.

“Saya selaku Ketua Umum Dharma Pertiwi maupun pribadi, mengucapkan terima kasih kepada tim dokter, tim medis dan Kodam Jaya beserta jajaran, yang telah bekerja keras secara tulus dan ikhlas dalam melaksanakan kegiatan ini, sehingga dapat terlaksana dengan baik, lancar dan aman,” katanya.

Bakti sosial kesehatan bagi masyarakat Desa Tanjung Kait, meliputi pengobatan umum, pengobatan gigi, khitanan, pemberian kaca mata baca dan sembako, penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, pelayanan KB serta screening kasus spesialistik.

Selain bakti sosial kesehatan, dilaksanakan pula berbagai pelatihan seperti Batik Shibori, Batik Ecoprint, kerajinan kerang, membuat kalung, keripik bawang, cat media topi, perdagangan online, merk dagang, pendirian badan usaha untuk produk usaha kecil dan menengah (UKM) dan laporan akutansi usaha mikro (Lamikro) oleh Kementerian Koperasi dan UKM Republik Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum Dharma Pertiwi, Nanny Hadi Tjahjanto, juga meresmikan Kampung Teknologi Nelayan. (Ist)

Lihat juga...