Di 2021, Banda Aceh-Sigli Diklaim Bisa Satu Jam

BANDA ACEH – Kota Banda Aceh dan Sigli, ibu kota Kabupaten Pidie, diklaim bisa ditempuh dalam waktu satu jam saja di 2021 mendatang.

Tidak tanggung-tanggung, pengurangan yang diklaim tersebut, mencapai dua jam dari waktu tempuh saat ini yang mencapai sekira tiga jam. “Dengan adanya jalan tol ini, waktu tempuh Banda Aceh hingga ke Sigli akan berkurang dengan signifikan. Jarak kedua kota semakin pendek,” kata Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Sugiyartanto.

Saat ini, jarak kedua kota tersebut adalah 111 kilometer (km). Dengan keberadaan jalan tol, jarak tersebut menjadi lebih pendek sekira 25 persen. “Dengan adanya tol, jarak bisa dipangkas menjadi 74 km, dan berpengaruh pada waktu tempuh yang sangat mempengaruhi biaya transportasi (transportation cost) baik barang, maupun orang,” tambahnya.

Salah seorang warga Aceh, Isa Ismail (60), sepakat dengan klaim tersebut. Menurutnya, keberadaan jalan tol tersebut, bisa membuat perekonomian di wilayah Pidie bergerak cepat. “Saya rasa itu benar, selama ini memang jika itu ditempuh tiga jam, namun saat ini hanya sekitar satu jam saja, dengan demikian, orang tani dan nelayan bisa lebih dekat ke Banda Aceh,” ujarnya.

Peletakan batu pertama jalan tol Banda Aceh-Sigli dilaksanakan pada Jumat (14/12/2018) di Blang Bintang, Aceh Besar, oleh Presiden Joko Widodo, sebagai tanda dimulainya pengerjaan konstruksi jalan tol pertama di Aceh tersebut.

Tol Banda Aceh-Sigli, terbagi ke dalam enam seksi segmen pengerjaan. Seksi Indrapuri Blang Bintang sepanjang 13 km, seksi Blang Bintang Kutobaro sepanjang delapan km, seksi Kutobaro Simpang Baitussalam sepanjang lima km. Lalu seksi Padang Tiji Seulimeum sepanjang 26 km, seksi Seulimeum Jantho sepanjang enam km dan seksi Jantho Indrapuri sepanjang 16 km.

Pengerjaannya proyek senilai Rp12,35 triliun tersebut, dibagi menjadi dua tahap. Tahap pertama, akan dibangun segmen empat (Indrapuri-Blang Bintang), segmen lima (Blang Bintang-Kuto Baro) dan segmen enam (Kuto Baro-Baitussalam) sepanjang 26 kilo meter. Adapun tahap kedua, akan dikerjakan segmen satu (Padang Tiji-Seulimeun), segmen dua (Seulimeun-Jantho) dan Jantho-Indrapuri) sejauh 48 kilo meter. (Ant)

Lihat juga...