Di Era Digital, Pelajar Harus Pintar Bahasa Inggris

Editor: Koko Triarko

MAUMERE – Pengetahuan dan penguasaan bahasa Inggris di kalangan pelajar, sangat penting. Terlebih di era digital saat ini, ketika informasi dan pengetahuan banyak terdapat dalam bahasa Inggris.

“Kita tahu, sejak dulu bahasa Inggris, penting. Tetapi sejak era digital, bahasa Inggris bukan saja penting, tapi sangat penting. Banyak informasi, pengetahuan dan recources yang lain bisa didapat dengan mudah di internet, karena bisa menguasai bahasa Inggris,” sebut Fredy Isay, pembuat aplikasi Expresslingua, sekaligus founder perusahaan Neo Solusi, Senin (17/12/2018).

Fredy Isay, pembuat aplikasi Expresslingua sekaligus founder perusahaan Neo Solusi, sedang memberikan pelatihan kepada para pelajar. -Foto: Ebed de Rosary

Saat memperkenalkan aplikasi belajar bahasa Inggris yang bisa diperoleh melalui play store dan bisa diakses menggunakan telepon pingtar android, Fredy, sapaannya, mengatakan teknologi semakin maju, dan umumnya banyak yang menggunakan bahasa Inggris.

“Bila para murid mengetahui bahasa Inggris, maka akan mudah belajar dan mengakses informasi. Kami ingin, agar para murid bukan sekadar bisa bahasa Inggris, tetapi mempunyai motivasi dan tekad yang kuat untuk meraih kesusksesan,” tegasnya.

Hal itulah, kata Fredy, yang membuat dirinya bersama tim memperkenalkan aplikasi Expresslingua. Aplikasi ini memuat pelajaran bahasa Inggris dalam bentuk cerita inspiratif, sehingga pelajar bisa mendapat ide dan inspirasi.

“Metode belajar dengan aplikasi ini sangat sederhana dalam hal manajemen waktu. Tidak usah berpikir susah, dan apa yang mau dilakukan, maka lakukanlah hal baik yang harus dilakukan,” tuturnya.

Tema kedua dalam aplikasi ini, terang Fredy, tentang open energy untuk menginspirasi pelajar, agar mempunyai impian, passion, sehingga bisa dengan mudah mengejarnya. Para pelajar akan tahu ke mana arah untuk mengejar mimpi tersebut.

“Lebih hebat lagi, kalau para pelajar bisa berkolaborasi dengan yang lain untuk bersama mencapai mimpi-mimpi. Cerita inspiratif ini ada dalam bentuk teks dan ada juga audio, dan apa yang ada di teks ada juga di audio. Dengan demikian, pelajar bisa belajar membaca, mendengar,menulis dan berbicara dalam bahasa Inggris,” terangnya.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olah Raga (PKO) Kabupaten Sikka, Patrisius Pederiko, menjelaskan, dalam upaya untuk membuat pelajar bisa dengan mudah belajar bahasa Inggris, pihaknya menggandeng pembuat apliasi Expresslingua.

“Dunia ini tidak ada lagi batas waktu dan ruang, sehingga pelajar kita perlu disiapkan secara baik ke depan, dan salah satu caranya dengan menguasai bahasa Inggris. Bahasa ini sudah mendunia dan digunakan di mana pun,” ungkapnya.

Untuk mempercepat penguasaan bahasa Inggris, Dinas PKO Sikka membangun kerja sama dengan lembaga pembuat Expresslingua, untuk mempercepat proses pembelajaran.

Sementara ini, dipilih 12 SMP yang berdekatan dan bersentuhan dengan pariwisata.

“Makanya, sementara ini ada beberapa sekolah saja yang diundang tahap pertama. Awalnya sebelum diperkenalkan kepada pelajar SMP, kami undang semua guru bahasa Inggris, sebab mereka yang mengetahui proses pembelajarannya,” tuturnya.

Semua guru bahasa Inggris untuk SMP diundang sebanyak dua kali di kantor dinas, untuk menyamakan persepsi dan memperkenalkan metode pembelajaran dengan aplikasi Expresslingua.

Dengan aplikasi ini. siswa bisa menguasai bahasa Inggris dalam waktu enam bulan. “Kalau guru bahasa Inggris merasa kesulitan mengadopsi aplikasi ini untuk penerapan proses belajar di sekolah, maka saya minta sebaiknya jangan diterapkan dahulu. Tapi kalau itu untuk mempermudah para siswa belajar bahasa Inggris,  maka mari kita terapkan bersama,” terangnya.

Kegiatan yang dilaksanakan perdana ini, ujar Patris, semacam uji coba dan Dinas PKO akan melakukan evaluasi. Bila dalam pelaksanaannya di 12 lembaga pendidikan ini, baik, maka dinas akan mengajak semua sekolah SMP dan SMA di kabupaten Sikka untuk mencobanya.

“Aplikasi ini pemanfaatannya mudah dan biayanya juga Rp350 ribu per  aplikasi, sehingga lebih murah dan memudahkan para pelajar. Dibandingkan dengan membeli buku dan belajar, belum tentu dengan dana sebesar itu para pelajar sudah bisa menguasai bahasa Inggris,” sebutnya.

Aplikasi Expresslingua, tambah Patris, banyak manfaatnya juga buat pelajar dan pertama sekali para guru bahasa Inggrsin, yang terlebih dahulu menguasai apliaksinya. Ini penting, agar guru bahasa Inggris bisa menindaklanjuti dalam mendampingi para pelajar belajar bahasa Inggris.

“Kami harapkan lembaga ini bisa terus bekerja sama dengan kami agar saat ada kesulitan kami bisa dibantu,Dunia sekarang ini tidak ada batas waktu dan ruang sehingga pelajar harus menguasai bahasa Inggris. Ini penting sekali,” pungkasnya.

Peluncuran perdana aplikasi Expresslingua, belajar bahasa Inggris inspiratif ini dilakukan di Maumere. Kabupaten Sikka mengambil tema ‘Dari Maumere untuk Indonesia’.

Para pelajar dari 12 sekolah manengah pertama yang ada di kabupaten Sikka, terlihat bersemangat mengunduh aplikasi melalui telepon pintar a dan langsung melakukan praktik, sambil bertanya dan dipandu guru serta pihak perusahaan.

Lihat juga...