Diguncang Gempa 5,7 SR, Warga Lombok Berhamburan Keluar Rumah

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

567

MATARAM — Gempa bumi berkekuatan 5,7 Skala Richter yang mengguncang Provinsi Nusa Tenggara Barat menyebabkan warga panik dan lari keluar rumah.

Berdasarkan pantauan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, gempa terjadi sekitar pukul 08:02:46 WIB dengan pusat Sumbawa NTB, dengan titik koordinat 8.37 Lintang Selatan, 116.06 Bujur Timur, dengan kedalaman 10 km dan tidak berpotensi tsunami.

Getaran gempa yang terjadi sangat terasa dan cukup lama, terutama saat dalam ruangan, membuat warga panik dan berhamburan lari keluar rumah sambil berteriak gempa untuk memberikan tetangga lain.

“Gempanya lumayan besar dan panjang, sampai tembok rumah terasa sekali getarannya, termasuk atap rumah, makanya langsung berteriak keluar rumah mengajak keluarga,” sebut Radaiyah, warga Kelurahan Pejeruk, Kebun Bawak Barat, Ampenan Kota Mataram Kamis (6/12/2018).

Ia mengaku saat gempa berlangsung, dirinya sedang memasak di dapur, ketika gempa datang langsung berlarian keluar rumah, tanpa sempat mematikan kompor gas, karena paniknya.

Pantauan Cendana News, gempa juga membuat pegawai dan masyarakat yang mengurus pasport di kantor Imigrasi Mataram ikut panik dan berhamburan keluar Gedung.

“Gempanya cukup besar, badan terasa oleng, makanya siswa dan guru pada berlarian, mungkin karena trauma gempa yang sempat melanda Lombok beberapa waktu lalu, makanya kita semua pada ketakutan,” kata Hamdan Warga Lombok Tengah saat mengurus pasport di kantor Imigrasi Mataram.

Baca Juga
Lihat juga...