Dinas Perdagangan Bersama Polda Bali Sidak Pasar Modern

DENPASAR — Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali bersama dengan Polda setempat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar modern menjelang perayaan hari raya keagamaan 2018.

“Hari ini kami telah melakukan pengawasan dengan mengambil sampel di tiga tempat yaitu Tiara Dewata kemudian Carrefour dan terakhir di Pepito. Dari ketiga tempat itu (perdagangan) pada umumnya semua sudah berjalan sesuai dengan ketentuan berlaku,” kata Kepala Bidang Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Bali Ketut Raka Atmaja ketika sidak tersebut, di Denpasar, Rabu (12/12/2018).

Raka menambahkan, sidak dilakuka sebagai pelaksanaan pengawasan terhadap barang yang beredar sesuai dengan UU Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 69 Tahun 2018 tentang Pengawasan Barang Beredar dan/atau Jasa.

Pihaknya dalam sidak menemukana barang-barang yang kemasannya tidak bagus dalam artian kaleng yang pecok, dan kemasan yang sobek.

Untuk itu pihaknya sudah melakukan pembinaan dan akan melihat kembali perubahannya pada pengawasan berikutnya.

“Kami melakukan pengawasan ini adalah untuk melindungi masyarakat supaya terhindar dari aspek negatif dari barang-barang yang beredar yang tidak memenuhi ketentuan yang berlaku,” ujarnya.

Pihaknya juga ingin membentuk konsumen cerdas yaitu yang mampu menegakkan hak dan kewajiban yang ciri-cirinya adalah teliti sebelum membeli dan melihat label masa pemakaiannya.

“Kami meminta konsumen agar membeli sesuai dengan kebutuhan dan bukan sesuai dengan keinginan serta agar mencintai produk dalam negeri,” ucapnya.

Raka mengimbau kepada para pelaku usaha agar mengikuti peraturan, dan berlaku jujur kepada konsumen sehingga semuanya berjalan sesuai dengan ketentuan.

Dalam kesempatan tersebut, pelaku usaha terlihat menyambut baik langkah pengawasan yang dilakukan pemerintah melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali.

Seperti yang disampaikan Manager Operasi Tiara Dewata, Nopi Setyo Utomo, yang mengaku pihaknya akan selalu menyinergikan operasional usaha dengan peraturan yang berlaku.

Selama ini pihaknya telah berpedoman terhadap SOP dalam pengelolaan barang. Ia menambahkan, dengan adanya pembinaan maka pihaknya dapat menyesuaikan dengan peraturan-peraturan yang mungkin belum diketahui pelaku usaha.

Tim Pengawasan Barang Disdagprin Provinsi Bali melakukan pengawasan di berbagai tempat sejak 5 Desember 2018. (Ant)

Lihat juga...