Dinkes: 2018, Penderita DBD di Balikpapan Menurun

Redaktur: ME. Bijo Dirajo

160
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Balerina JPP. Foto: Ferry Cahyanti

BALIKPAPAN — Jumlah penderita Demam Berdarah Dengue pada 2018 ini mengalami penurunan signifikan apabila dibandingkan dengan 2017. Tercatat saat ini hanya 1.012 penderita dengan dua kematian, sedangkan tahun lalu mencapai 1.371 kasus dengan dua kematian.

“Turun jumlahnya, karena mungkin masyarakat sudah mulai memahami dan tanggap terhadap penyakit DBD dan apa yang harus dilakukan,” tutur Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Balerina JPP, Jumat (7/12/2018).

Diterangkan, kendati menurun, upaya pencegahan terus dilakukan, di antaranya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dan pembagian abate kepada masyarakat.

Program PSN dilaksanakan dengan cara 3M Plus terus digalakkan dan berkelanjutan sepanjang tahun, khususnya pada musim penghujan.

Program PSN 3M Plus adalah segala bentuk kegiatan pencegahan seperti menaburkan bubuk larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dibersihkan, menggunakan obat nyamuk atau anti nyamuk, menggunakan kelambu saat tidur, memelihara ikan pemangsa jentik nyamuk, mengatur cahaya dan ventilasi dalam rumah, menghindari kebiasaan menggantung pakaian di dalam rumah yang bisa menjadi tempat istirahat nyamuk.

“Menguras yakni, membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain,” sebutnya.

Selain itu, menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, dan memanfaatkan kembali, atau mendaur ulang barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular demam berdarah.

“Ya masih terus berjalan program itu,” ungkap Balerina.

Program kelambu air juga terus berjalan di sejumlah kelurahan yang menggandeng perusahaan melalui Corporate Social Responbility (CSR).

“Kelurahan-kelurahan juga terus menjalankan program kelambu yang juga efektif untuk mengusir nyamuk dan menghindari tumbuhnya jentik nyamuk,” bilang Balerina.

Balerina berharap dengan berbagai upaya yang dilakukan dan didukung masyarakat pencegahan terhadap penyakit deman berdarah dengue dapat terus berjalan dan menekan angka kasus dapat dicapai.

“Angka kasus DBD terus kami tekan dengan berbagai upaya yang kami lakukan. Masyarakat juga harus waspada bila ada gejala atau anak terserang demam,” tambahnya.

Baca Juga
Lihat juga...