Disdukcapil Bekasi, Musnahkan 20.653 Keping e-KTP

Editor: Mahadeva WS

BEKASI – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bekasi, Jawa Barat, memusnahkan 20.653 keping e-KTP invalid. Pemusnahan dengan cara dibakar, memgacu edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Kepala dinas Disdukcapil Kota Bekasi Jamus Rasidi – Foto M Amin

Pembakaran dilakukan di halaman Kantor Disdukcapil Kota Bekasi, Rabu (19/12/2018). “Selain invalid, pemusnahan juga dilakukan untuk e-KTP rusak, agar tidak disalahgunakan. Pemusnahan ini murni berdasarkan surat edaran Mendagri,” tutur Plt Kepala Disdukcapil Kota Bekasi, Jamus Rasidi.

Jamus menyebut, pemusnahan murni mengikuti perintah dari Mendagri. Dan tidak memiliki hubungan dengan kejadian ribuan KTP di Jakarta Timur beberapa waktu lalu. Fisik e-KTP yang dimusnahkan, merupakan akumulasi dari yang terkumpul sejak 2010 lalu. Sebelum proses pemusnahan, perlu dilakukan penyisiran keberadaan e-KTP invalid ditiap kecamatan. “KTP yang dimusnahkan ini, hasil penyisiran dari seluruh kecamatan dan kelurahan di Kota Bekasi. Sehingga dijamin tidak ada lagi KTP rusak invalid di Kota Bekasi,” tandasnya.

Namun demikian, bukan berarti Disdukcapil kemudian berhenti melakukan penyisiran di kecamatan dan kelurahan. Disdukcapil terus melakukan pencarian, dan jika ditemukan maka akan kembali dilakukan pemusnahan. Dibagian lain, saat ini proses perekaman e-KTP di Kota Bekasi sudah mencapai 92 persen. Artinya hanya tersisa delapan persen warga Kota Bekasi, yang wajib KTP dan belum merekam data kependudukan. Warga Kota Bekasi yang wajib KTP jumlahnya 1,7 juta jiwa.

Lihat juga...