Disdukcapil Kulon Progo Musnahkan Ratusan KTP Invalid

KULON PROGO  – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, memusnahkan ratusan Kartu Tanda Penduduk dan KTP elektronik invalid.

Kepala Disdukcapil Kulon Progo, Djulistyo, di Kulon Progo, Sabtu, mengatakan, hasil penatausahaan yang Disdukcapil lakukan mengumpulkan 28.664 blangko KTP invalid terbitan dari 2011-2018.

Dari total itu, lebih dari 17.000 keping KTP invalid merupakan terbitan 2012, KTP elektronik pertama yang diterbitkan oleh pemerintah pusat secara kolektif.

“Pemusnahan dilakukan sebagai tindak lanjut instruksi Kemendagri,” ucap Djulistyo.

Namun, Disdukcapil Kulon Progo belum dapat memusnahkan KTP invalid secara menyeluruh. Untuk tahap pertama, jumlah KTP yang dibakar sebanyak 664 keping. Hal itu dikarenakan, belum semua KTP didata berdasarkan nama dan alamat.

Saat ini, jumlah KTP elektronik yang telah berhasil didata berdasarkan nama dan alamat berjumlah 910 keping, selanjutnya bisa dimusnahkan dengan dibakar.

Djulistyo mengatakan, Disdukcapil telah melakukan sejumlah antisipasi agar KTP elektronik invalid ini terjaga keamanannya dan tidak disalahgunakan oleh orang tak bertanggung jawab. Setelah mendapat instruksi Kemendagri untuk memusnahkan, Disdukcapil menarik kepingan tak terpakai dari semua tempat pelayanan kecamatan.

Selain itu, setiap warga yang melakukan pembaruan data kependudukan, ditarik KTP elektronik milik mereka, untuk kemudian diberi tanda dengan digunting atau dilubangi. KTP elektronik tidak terpakai selanjutnya dikumpulkan, dimasukkan dalam gudang dan dikunci.

“Kami perkirakan dalam waktu sepekan ke depan, Disdukcapil bisa membakar KTP elektronik dalam jumlah lebih banyak di lokasi yang lebih luas. Karena pemusnahan di halaman kantor sempit dan terbatas,” tuturnya.

Sementara itu, staf Disdukcapil Kulon Progo, Suhadi, mengatakan, proses pembakaran cukup sulit karena bahan KTP elektronik terbuat dari plastik. Sehingga menyatu, lengket dan agak sukar untuk diaduk.

“Pembakaran KTP elektronik invalid cukup rumit karena bahannya plastik,” kata dia. (Ant)

Lihat juga...