Dishub Sumbar Petakan 75 Titik Rawan Lakalantas

Editor: Koko Triarko

PADANG – Dinas Perhubungan Provinsi Sumatra Barat, menyatakan, setidaknya ada 75 titik rawan kecelakaan yang perlu diwaspadai bagi pengendara yang hendak merayakan Natal dan Tahun Baru di provinsi tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatra Barat, Heri Nofiardi, mengatakan, 75 titik rawan kecelakaan itu merupakan hasil pemetaan yang dilakukan oleh pihkanya, menyusul akan terjadinya peningkatan volume arus lalu lintas di sejumlah daerah, pada perayaan pergantian tahun.

“Kita sudah memetakan jalan yang rawan kecelakaan di ruas jalan provinsi. Ada 75 titik yang rawan tersebar di 19 kabupaten/kota,” katanya, Senin (24/12/2018).

Heri menjelaskan, titik-titik yang rawan kecelakaan tersebut cukup banyak tersebar di daerah Kota Padang, setidaknya ada 13 titik rawan kecelakaan di Kota Padang.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat, Heri Nofiardi/ Foto: M. Noli Hendra

Hal ini karena diperkirakan Padang akan menjadi pusat kunjungan wisatawan untuk merayakan tahun baru, dengan selesainya  renovasi taman di Jam Gadang.

Namun, meskipun di Bukittinggi diperkirakan tidak menjadi perhatian utama dalam perayaan pergantian tahun, di daerah wisata itu juga terpetakan dua titik rawan kecelakaan. Sementara untuk Padang Pariaman ada empat titik, Padang Panjang tujuh titik, Pariaman lima titik lokasi, Pesisir Selatan lima titik.

Juga Pasaman dua2 titik, Payakumbuh dua titik, Tanah Datar tiga titik, Sijunjung dua titik, Agam empat titik.

Lalu,di Kota Solok ada dua titik lokasi, Mentawai tiga titik, Pasaman Barat dua titik, Limapuluh Kota lima titik, Sawahlunto satu titik, Dharmasraya dua titik, Solok empat titik, dan Solok Selatan tujuh titik lokasi.

Selain itu, Heri menyebut, ada titik-titik yang berpotensi longsor pada musim hujan. Untuk itu, Heri meminta, masyarakat berhati-hati.

Lihat juga...