Distan NTB Pastikan Kebutuhan Pupuk, Aman

Editor: Koko Triarko

Kepala Dinas Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Barat, Husnul Fauzi/ Foto: Turmuzi

MATARAM – Kepala Dinas Pertanian Provinsi Nusa Tenggara Barat, Husnul Fauzi memastikan ketersediaan pupuk pertanian pada musim tanam tahun ini, aman.

“Kita telah mengusulkan 225 ribu ton pupuk Urea ke pemerintah pusat, untuk kebutuhan pupuk pertanian musim tanam tahun ini”, kata Fauzi, di Mataram, Senin (24/12/2018).

Tapi, katanya, karena ada koreksi lahan baku sawah oleh Badan Pusat Statistik (BPS) melalui metode Kerangka Sampel Area (KSA), sebesar 17,5 persen dari total  lahan seluas 286 hektare sawah, maka jatah pupuk dikurangi menjadi 194 ribu ton.

Terkait perubahan luasan lahan maupun jatah pupuk pertanian, pihaknya tidak ingin menjadi polemic. Tahun ini, saja sudah tiga kali terjadi perubahan. Tapi untuk jumlah yang sekarang, pihaknya tidak ingin mengalami pengurangan lagi, karena kalau kurang dari itu bisa bermasalah.

“Terkait pengurangan lahan melalui KSA oleh BPS, saya tidak mau jadi polemic. Koreksi lahan tidak bisa diabaikan juga, ketika nanti subsidi itu tidak sesuai takaran, itu melebihkan, itu juga menjadi kehati-hatian kita,” katanya.

Meski ada pengurangan lahan seluas 17,5 persen melalui metode KSA, Distan NTB optimis target hasil panen padi dan jagung pada musim tanam tahun ini sesuai proyeksi, yaitu 2,6 juta ton untuk padi dan 2,5 juta ton untuk jagung.

Sebelumnya, sejumlah Gabungan Kelompok Tani Kabupaten Lombok Tengah mengeluhkan distribusi pupuk pertanian yang hanya bisa diambil di toko yang telah ditunjuk sebagai pengecer.

Pasalnya, pembelian pupuk yang hanya dilakukan di satu tempat, kerap membuat petani berebutan saat pupuk didatangkan dari pihak agen distributor, sehingga siapa yang cepat itu yang dapat.

“Seharusnya, distribusi pupuk pertanian bisa langsung diberikan kepada petani melalui Ketua Gapoktan, supaya petani tidak rebutan dan terjadi antrean panjang” kata Marzuki, Ketua Gapoktan Pade Girang Desa Banyu Urip, Lombok Tengah.

Lihat juga...