Dorong Ekosistem Ekraf, Bekraf Gelar Festival Indikasi Geografis

168
Ilustrasi Bekraf-Dokumentasi CDN

JAKARTA – Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf), menggelar Festival Indikasi Geografis, dengan tema Kenali Asalnya! Kegiatan digelar di Tribeca Park-Central Park Jakarta, Sabtu (8/12/2018).

“Festival ini bertujuan, memperkenalkan produk-produk Indikasi Geografis ke masyarakat luas, mendorong perkembangan, pengenalan, dan pengetahuan tentang manfaat IG di Indonesia,” ujar Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Ricky Joseph Pesik, saat membuka Festival.

Ricky mengatakan, festival tersebut, menjadi tempat untuk menghubungan secara langsung, produk-produk IG, dengan konsumen. Memperkuat dan mengedukasi MP IG, serta memberi manfaat ekonomi pemerintah daerah setempat, secara khusus, dan pemerintah pusat secara umum.

Festival memamerkan 61 booth produk Indikasi Geografis Indonesia, yang telah terdaftar. Pameran Repackaging produk-produk IG oleh Asosiasi Desainer Grafis Indonesia (ADGI). Saat ini tercatat, 36 produk IG, yang difasilitasi Bekraf bekerja sama dengan ADGI, dilakukan desain ulang kemasan, agar produk IG tersebut bisa bersaing di pasar lokal dan global. “Tentunya PR kita tidak hanya berhenti di kemasan, tetapi dalam tantangan yang lebih jauh mengatasi daya saing global saat ini termasuk jaringan, distribusi, pasar dan ekspansi,” tambah Ricky.

Sejak 2016, Bekraf, melalui Deputi Fasilitasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Regulasi, telah bergerak untuk membina dan memberikan dukungan, terhadap pengembangan produk Indikasi Geografis. Terutama bagi Masyarakat Perlindungan Indikasi Geografis (MPIG) di seluruh Indonesia. Sedangkan di 2017 dan 2018, ada enam produk yang memiliki potensi, untuk dilindungi sebagai Indikasi Geografis. Mereka, telah difasilitasi untuk memperoleh sertifikat perlindungan Indikasi Geografis, bekerja sama dengan DJKI, serta Tim Ahli Indikasi Geografis.

“Salah satu jenis HKI yang sangat cocok dengan karakteristik Indonesia adalah Indikasi Geografis, karena jenis HKI ini dimiliki oleh masyarakat penghasil produk Indikasi Geografis. Tantangannya adalah, bagaimana mendapatkan nilai tambah dalam peta persaingan global, sehingga ini tempatnya Indikasi Geografis menjadi pijakan yang mantap buat kita,” lanjut Dia.

Dengan terdaftarnya suatu produk dalam Indikasi Geografis, akan memberikan perlindungan dan kepastian hukum di tingkat nasional maupun internasional. Keberadaanya, dapat membantu mencegah penggunaan yang tidak sah, terhadap pihak yang tidak berkepentingan. Selain pameran produk Indikasi Geografis, Festival Indikasi Geografis juga dimeriahkan dengan fashion show, busana yang dikembangkan sebagai hasil kegiatan Inovatif dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara (IKKON).

Tidak hanya itu, festival yang berlangsung mulai pukul 10.00-22.00 WIB itu juga menghadirkan demo masak dengan menggunakan bahan-bahan dari produk Indikasi Geografis, serta menampilkan live performance dari Tompi dan Ten2Five. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...