Dorong Peningkatan Ekonomi Digital, Kaltara Pasang Wifi Gratis

128
Ilustrasi Wifi – Foto: Istimewa

TANJUNG SELOR – Kalimantan Utara (Kaltara), memasang jaringan nirkabel, wireless fidelity (Wifi) gratis, di 51 titik. Keberadaanya untuk membantu pembangunan perekonomian rakyat, melalui dunia digital.

“Dari 80 titik Wifi yang kami alokasikan di 2018, 51 titik sudah terpasang,” kata Gubernur Kaltara, Irianto Lambrie, di Tanjung Selor, Kaltara, Senin (3/12/2018).

Gubernur, didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltara, Syahrullah Mursalin, mengatakan, kegiatan itu hasil kerja sama Diskominfo dengan PT Telkom. Titik wifi gratis tersebut antara lain, di rumah sakit, pelabuhan, taman, dan pasar. Wifi gratis tersebut, untuk mendorong pengembangan wawasan masyarakat, serta mendongkrak pertumbuhan perekonomian digital di Kaltara.

Adapun Service Set Identifier (SSID) wifi gratis itu adalah Kaltara Terdepan. Jaringan SSID Kaltara Terdepan, memiliki kecepatan akses internet hinhgga 50 Mbps (Mega Byte per Second). Kecepatan tersebut, dinilai cocok dan memadai untuk masyarakat umum mencari informasi dari internet.

Guna efisiensi, Diskominfo terus memantau pemanfaatan 51 titik wifi yang berada di kawasan publik tersebut. Selain monitoring dan evaluasi, tingkat penggunaan jaringan juga dipantau. “Yang kurang penggunaannya akan digeser ke lokasi lebih ramai penggunaannya,” tambah Irianto.

Rencananya, Diskominfo akan menambah titik wifi gratis di kawasan Bulungan. Di antaranya, di Kulteka, Taman Ahmad Yani, dan ruang terbuka hijau dekat Pelabuhan Kayan II atau pelabuhan speedboat reguler. Pengelolaan 51 titik wifi Kaltara Terdepan itu menggunakan anggaran senilai total Rp 41.182.500 per bulan. Dananya bersumber dari APBD Provinsi Kaltara. “Dana ini sudah termasuk biaya perawatan,” tambahnya.

Selain wifi gratis, Diskominfo juga menyediakan tambahan titik jaringan internet khusus SMA dan SMK. Keberadaanya untuk menunjang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Ada tujuh titik jaringan internet sekolah yang telah disediakan, sesuai usulan dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltara. Dalam penyediaannya, Diskominfo menggunakan VSAT, yang dikelola oleh Mangoesky, dengan kuota lima Giga Byte (GB) dengan bandwidth 2 Mbps. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...