Erdogan: Kehadiran Turki di Suriah Upayakan Kebebasan Orang Arab, Kurdi

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan [akparti.org.tr]

ANKARA, TURKI — Turki mengupayakan kebebasan orang Arab dan Kurdi dengan kehadirannya di Suriah, kata Presiden Recep Tayyip Erdogan pada Senin (24/12).

“Kami menganggap keamanan dan perdamaian orang Arab di Suriah sebagai urusan kami. Kami melihat masalah Suku Kurdi sebagai masalah kami sendiri,” kata Erdogan dalam satu upacara di Kompleks Presiden di Ibu Kota Turki, Ankara.

Turki juga menganggap keamanan dan perdamaian orang Turkmen sebagai urusannya sendiri, kata presiden tersebut.

Ia menambahkan, “Mengapa kami hadir di Suriah sekarang? Untuk memberi dukungan buat saudara Arab dan Kurdi kita di sana, bukan kelompok teror.” Sebagaimana diberitakan Kantor Berita Anadolu –yang dipantau di Jakarta, Selasa pagi (25/12/2018),

Erdogan mengatakan, “Di Suriah, itu ialah masalah kebebasan dan keutuhan wilayahnya.” Turki takkan meninggalkan Suku Kurdi Suriah dalam belas kasihan kelompok teror YPG/PKK, seperti Turki tidak meninggalkan orang Arab di tangan kelompok Da’esh, katanya.

Dalam aksi terornya selama lebih dari 30 tahun melawan Turki, PKK –yang dimasukkan ke dalam daftar organisasi teror oleh Turki, AS dan Uni Eropa– telah bertanggung-jawab atas kematian hampir 40.000 orang, termasuk perempuan dan anak-anak.

Lihat juga...