Evakuasi Korban Pembunuhan, TNI Kerahkan Pasukan dari Darat dan Udara

1.055
TNI [dok.tniad]

JAYAPURA — Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Joshua Sembiring mengatakan, tim gabungan TNI dan Polri dijadwalkan Rabu (5/12) mengevakuasi korban pembunuhan kelompok kriminal sipil bersenjata (KKSB) di Yigi dan Puncak Gunung Tabo, Kabupaten Nduga.

Evakuasi akan dilakukan dengan mengerahkan pasukan, baik dari darat dan udara yang dibantu helikopter, kata Mayjen TNI Sembiring, Rabu pagi (5/12/2018) yang dihubungi melalui telepon selularnya dari Jayapura.

Panglima Cenderawasih mengatakan, yang akan dievakuasi adalah para pekerja dan karyawan PT.Istaka Karya yang merupakan sebuah BUMN serta anggota TNI yang menjadi korban KKSB.

“Tahap awal pasukan akan mengevakuasi para korban yang berada disekitar Yigi dan gunung Tabo,” kata Mayjen Sembiring yang mengaku saat ini bersama Kapolda Papua Irjen Polisi Martuani Sormin masih berada di Waena seraya menambahkan, belum dapat dipastikan berapa jumlah korban yang akan dievakuasi.

Pasukan saat ini berkejaran dengan waktu mengingat cuaca di lapangan sering kali berubah serta faktor lainnya.

Pada Selasa (4/12) aparat gabungan berhasil mengevakuasi 12 warga sipil dari Mbua, yang empat di antaranya karyawan PT.Istaka yang berhasil melarikan diri dan diamankan di Pos TNI Mbua, yang ikut diserang KKSB hingga mengakibatkan satu anggota TNI meninggal, kata mantan Kasdam III Siliwangi itu.

Data yang dihimpun mengungkapkan karyawan PT.Istaka Karya (Persero) yang tercatat sebanyak 25 orang yang tersebar di kali Yigi, kali Kabunggame dan base camp di Yall.

KKSB, Minggu (2/12) menyerang dan membunuh para pekerja yang sedang menggerjakan pembangunan jembatan, yang awalnya dilaporkan 24 orang meninggal. [Ant]

Baca Juga
Lihat juga...