hut

Film ‘Down Swan’ Bawa Pesan Pentingnya Kesabaran

Aktor dan penyanyi, Ariyo Wahab -Foto: Akhmad Sekhu

JAKARTA – Di tengah booming-nya film horor, production house (PH) baru bernama Adiksi Film siap memproduksi film drama keluarga yang bercerita seputar konflik percintaan, berjudul ‘Down Swan’.

‘Cinta’ dalam film arahan sutradara Fuad Akbar ini memotret cinta dan pengorbanan yang luar biasa antara orang tua dan anaknya, yang mempunyai kebutuhan khusus.

Aktor dan penyanyi Ariyo Wahab yang di-casting berperan sebagai orang tua bersama aktris Putri Ayudya.

“Dalam film ini, saya gemes dengan karakter Bisma, seorang wartawan yang punya wawasan luas, sabar, toleransi, pengertian dan dia bisa mengaplikasikan apa yang dia alami dalam kerjanya ke kehidupan keluarganya,“ kata Ariyo Wahab, dalam acara peluncuran film ‘Down Swan’, di Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (10/12/2018).

Lelaki kelahiran Jakarta, 1 Juli 1974 itu, membeberkan, ia melakoni karakter Bisma, yang mempunyai keluarga spesial. “Ia bisa menengahi berbagai masalah yang menimpa keluarganya, karena anak spesialnya mempunyai kebutuhan khusus yang tentu butuh penanganan khusus,“ bebernya.

Sebenarnya, lanjut Ariyo, perannya sebagai Bisma tidak terlalu ditonjolkan sebagai wartawan. “Saya mempelajari saja cara berpakaian, penampilan dan sikapnya sebagai seorang wartawan,“ ungkapnya.

Tantangan Ariyo memerankan karakter Bisma yang sangat sabar sekali. “Kalau saya sendiri, tidak sesabar Bisma, walaupun konflik masalah keluarga, tapi menurut saya karakter Bisma memang sangat hebat,“ kata Ariyo.

Ariyo kagum pada karakter Bisma yang ingin ribet di pekerjaan, tapi ingin happy di kelurga. Sehingga jika mau ketemu keluarga, dia harus depan pintu menyabarkan diri dulu, baru buka pintu untuk ketemu keluarganya.

“Itu sangat spesial bagi saya, dan bisa menjadi pelajaran bagi saya juga, bahwa semua harus ditangani dengan penuh kesabaran,“ tuturnya.

Ariyo tak hanya main film, tapi juga main musik yang bergabung dalam grup musik The Dance Company. “Saya memang dulu awalnya bermusik, baru main film, tapi saya suka keduanya, bahwa saya perlu drama dan irama dalam hidup saya,“ simpulnya.

Ariyo mengungkapkan, dirinya ingin menjadi seorang sutradara yang ditargetkan terwujud pada tahun depan.

“Saya banyak belajar dari Mas Garin, dan memang Mas Garin yang terus-menerus mendorong saya untuk mewujuskan keinginan saya sebagai sutradara,“ tegasnya.

The Dance Company, grup musiknya, tak hanya sekadar sebuah band, karena para personelnya semuanya adalah aktor film. “Karena belum ada sutradara yang tertarik bikin film tentang The Dance Company, jadi mungkin suatu saat saya yang akan membuat filmnya,“ tandasnya.

Lihat juga...