Gubernur Bali Imbau Warga Batasi Penggunaan Kembang Api

Ilustrasi pesta kembang api-Dok.CDN

DENPASAR – Gubernur Bali, Wayan Koster, mengimbau masyarakat setempat untuk membatasi penggunaan kembang api, mercon dan bahan sejenisnya yang dapat menimbulkan suara keras atau ledakan, saat perayaan Malam Tahun Baru 2019.

“Bapak Gubernur Bali sudah mengeluarkan Surat Edaran dengan Nomor 331.1/5041/Bid.II/Satpol PP/2018, tentang Pelaksanaan Perayaan Malam Penyambutan Tahun Baru 2019,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali, Dewa Gede Mahendra Putra, di Denpasar, Senin (31/12/2018).

Surat Edaran Gubernur Bali tersebut, lanjut dia, juga berdasarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 003.1/11331/SJ tertanggal 19 Desember 2018, tentang Peningkatan Kewaspadaan dan Kesiapsiagaan Satpol PP, Satlinmas dan Pemadam Kebakaran, pada Rangkaian Perayaan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019.

Dalam surat edaran Gubernur Bali itu, ada tiga poin yang disampaikan, yakni soal pembatasan penggunaan kembang api, mercon dan bahan sejenisnya yang dapat menimbulkan suara keras atau ledakan, yang dapat membahayakan diri sendiri, orang lain dan lingkungan.

Lihat juga...