Homestay-Cafe Rakyat Damandiri Tumbuhkan Ekonomi Desa Tamanmartani

Editor: Koko Triarko

YOGYAKARTA – Suasana Dusun Karangmojo, Desa Tamanmartani, Kalasan, Sleman, beberapa bulan terakhir ini nampak begitu hidup dan semakin ramai. Saat akhir pekan, di sepanjang jalan kampung, sejumlah homestay nampak sibuk dengan hilir mudik wisatawan yang menginap. 

Warung Cafe Rakyat Damandiri yang berada di tengah jalan kampung itu, juga nampak selalu ramai, bahkan tak jarang penuh sesak dengan pengunjung yang tengah asyik menyantap sajian kuliner khas, sembari menikmati suasana desa dengan latar areal persawahan serta Candi Prambanan di kejauhan.

Keberadaan Warung Cafe Rakyat serta sejumlah homestay, sebagai bagian program Desa Mandiri Lestari Yayasan Damandiri, memang telah memberikan pengaruh besar bagi pertumbuhan ekonomi di dusun tersebut.

Anisa, pedagang -Foto: Jatmika H Kusmargana

Banyaknya pengunjung yang datang ke kampung tersebut, bahkan mampu merangsang pertumbuhan ekonomi warga, yang ditandai dengan munculnya warung-warung kelontong, warung makan dan sejumlah usaha lainnya di sekitar Dusun Karangmojo.

Sejumlah warung milik warga yang telah berdiri sejak sebelum cafe rakyat dan homestay dibuka, pun juga tetap bisa berjualan secara berdampingan. Bahkan semakin ramai dan berkembang. Hal itu diakui oleh warga RT 1, RW 1 Dusun Karangmojo, Anisa.

“Sebelum ada warung Damandiri dan sejumlah homestay, saya memang sudah berjualan. Ada nasi ayam, lele, gorengan, dan sebagainya. Tapi, memang sejak adanya homestay dan warung Damandiri itu, pembeli semakin banyak. Karena kan daerah sini jadi semakin ramai,” katanya.

Jika dulu omsethya hanya mencapai beberapa ratus ribu per hari, kini Anisa mengaku mampu mencapai omset hingga Rp1 juta lebih setiap harinya. Minim jika sedang sepi, ia mampu mendapat pemasukan Rp600 ribu.

Saat musim liburan atau akhir pekan, ia bahkan kerap menerima pesanan makanan, hingga menghabiskan masing-masing 7-10 kilogram daging ikan lele dan ayam.

Manajer KUD Tamanmartani Sejahtera, Maimunah, sebagai pengelola homestay serta warung cafe rakyat Damandiri, mengakui semakin ramainya kawasan di sekitar Dusun Karangmojo.

Ia pun menilai positif hal tersebut, karena keberadaan sejumlah program Desa Mandiri Lestari, berarti mampu memancing pertumbuhan ekonomi warga.

Manajer Koperasi Tamanmartani Sejahtera, Maimunah -Foto: Jatmika H Kusmargana

“Tepat di samping warung Damandiri ini, bahkan akan dibangun warung yang menjual berbagai macam minuman, seperti es kelapa muda, jus buah, dan sebagainya. Ini bagus, karena ekonomi di sekitar wilayah ini akan semakin tumbuh dan berkembang,” katanya.

Sebagaimana unit usaha lainnya yang berbasis koperasi, Warung Damandiri di Desa Tamanmartani, memang didirikan untuk ikut berkontribusi memajukan ekonomi warga. Tidak semata-mata hanya untuk mencari keuntungan.

“Tujuan pendirian unit usaha Warung Damandiri ini kan memang untuk menumbuhkan ekonomi di sekitar desa Tamanmartani. Sehingga kita buat menjadi semacam cafe rakyat. Bukan warung kelontong. Agar tidak mematikan warung-warung kecil milik warga. Apalagi kita juga libatkan usaha kuliner milik warga, agar ikut berjualan di cafe ini,” ujarnya.

Lihat juga...