HUT NTB, Bersih-bersih Sungai Jangkok

Editor: Satmoko Budi Santoso

MATARAM – Kalau biasanya Perayaan HUT NTB dilakukan dengan acara apel bersama, perayaan tahun ini dilakukan dengan aksi bersih-bersih dengan memungut sampah yang mengotori sepanjang Sungai Jangkok di Kota Mataram.

Aksi bersih Sungai Jangkok dipimpin langsung Gubernur NTB, Zulkiflimansyah bersama kalangan ASN dan melibatkan masyarakat. Khususnya masyarakat sekitar bantaran Sungai Jangkok untuk turut serta menjaga kebersihan sungai dari sampah yang mengotori.

“Kebersihan sungai bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tapi menjadi tanggung jawab semua. Mulai dari anak-anak hingga orang tua,” kata Zul, sapaan Gubernur NTB, di Mataram,  Senin (17/12/2018).

Gubernur NTB, Zulkiflimansyah menyusuri sepanjang sungai di acara bersih Sungai Jangkok Kota Mataram dalam rangka HUT NTB ke 60 – Foto Turmuzi

Ia mengatakan, menjaga kebersihan sungai sangat penting. Selain untuk menciptakan kebersihan dan keindahan sungai, juga untuk memastikan sungai bisa terjaga dari pencemaran akibat sampah yang mengotori. Baik sampah plastik maupun sampah rumah tangga lainnya.

Dengan menjaga kebersihan sungai, juga akan menghindarkan dari bencana banjir. Sebab kalau sampah terus dibuang ke sungai akan mengakibatkan terjadinya penyumbatan pada setiap selokan dan drainase. Apalagi musim hujan seperti sekarang.

“Masyarakat terutama yang tinggal di sekitar sungai diharapkan bisa menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan ke sungai,” katanya.

Zul berharap agar kebersihan sungai terus dijaga. Keberadaan sungai tidak lagi menjadi ancaman, tapi menjadi tempat atau destinasi indah yang akan selalu dikunjungi oleh siapa pun.

Wali Kota Mataram, Ahyar Abduh, mengungkapkan, di Kota Mataram terdapat lima sungai besar. Salah satunya adalah Sungai Jangkok. Oleh sebagian masyarakat dimanfaatkan untuk mandi. Kebersihannya harus selalu dijaga, supaya tidak tercemar dan menimbulkan penyakit.

 

Lihat juga...