Investasi ke KEK Bitung Tembus Triliunan Rupiah

Ilustrasi investasi - Foto: Dokumentasi CDN

MANADO – Investasi yang masuk ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) nilainya mencapai triliunan rupiah. Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sulut, Jenny Karouw, menyebut, ada tiga perusahaan yang memasukan investasi ke KEK Bitung.

“Ada tiga perusahaan yang sedang melengkapi syarat administrasi yaitu, PT Futai Indonesia, PT Pasific Ocean Fishery dan PT Indojaya Fortuna,” kata Karouw di Manado, Jumat (21/12/2018).

PT Futai Indonesia, akan membangun industri pengolahan bijih plastik. Rencana investasi dari perusahaan tersebut mencapai 200 juta dolar AS. Untuk tahap satu nilainya Rp1,4 triliun. Saat ini perusahaan tersebut, sedang melaksanakan pembangunan fisik senilai Rp300 miliar. Luas lahan yang telah dibebaskan untuk kegiatannya seluas 6,8 hektare.

Total rencana pembebasan lahan yang dilakukan mencapai 20 hektare. Seluruh lahan, sedang dalam pengurusan sertifikat hak guna bangunan di BPN. PT Futai Indonesia juga telah melakukan penandatangan MoU dengan PT MSH (Membangun Sulut Hebat), sebagai badan pengelola. Perusahaan tersebut membayar biaya revisi site plan dan pengalihan hak atas tanah sebesar Rp300 juta, yang disetor ke rekening PT MSH.

Selanjutnya, PT Pasific Ocean Fishery. Perusahaan tersebut,  akan membangun industri perikanan, dengan rencana investasi Rp650 miliar. Perusahaan tersebut telah membebaskan lahan seluas 1,5 hektare, dan saat ini dalam proses pengukuran lahan untuk melakukan MoU dengan PT MSH.

Kemudian, PT Indojaya Fortuna, perusahaan yang bergerak di bidang logistik. Perusahaan tersebut akan membangun cold storage, dengan rencana investasi sebesar Rp350 miliar. Perusahaan ini telah menguasai lahan seluas 5.230 meter persegi dan sedang melakukan pembangunan pabrik. (Ant)

Lihat juga...