Jasamarga Berlakukan Larangan Truk Satu Jalur di Tol Jakarta-Cikampek

Editor: Koko Triarko

Raddy R Lukman, GM  PT Jasamarga Tol Jakarta-Cikampek -Foto: M Amin

BEKASI – PT Jasamarga Persero Tbk, memberlakukan pembatasan kendaraan besar melintas di jalur tol Jakarta-Cikampek. Pembatasan diberlakukan satu arah disesuaikan dengan jalur mudik. 

Strategi rekayasa jalan jalan tol untuk memperlancar atus mudik dan balik Natal dan Tahun Baru 2019, tahun ini berbeda, jika dibanding tahun lalu. Tahun sebelumnya, larangan melintas kendaraan besar dibelakukan dua arah.

“Memang beberapa situasi berbeda dari tahun lalu, dibanding tahun ini, ada tiga strategi diterapkan menghadapi libur panjang Natal dan Tahun Baru 2019, dengan pengaturan distribusi beban,” kata Raddy R Lukman, GM  PT Jasamarga Tol Jakarta-Cikampek, Jumat (21/12/2018).

Menurutnya, pembatasan kendaraan berat melintas di jalan tol Jakarta-Cikampek, akan mengikuti arus mudik. Periode waktu itu mulai tanggal 21-22 Desember, dari pukul 00-24 WIB, kendaraan besar golongan tiga sampai lima dilarang untuk melintas ke arah Cikampek dari Jakarta.

Selanjutnya kembali diberlakukan pada tanggal 28-29 Desember, kendaraan besar juga dilarang melintas untuk arah Cikampek.

Sementara arah sebaliknya, pada tanggal tersebut, dari arah Cikampek menuju Jakarta, kendaraan besar diperbolehkan melintas dan akan larangan melintas kendaraan besar diberlakukan saat arus balik, yakni pada 25 Desember 2018 dan 1 Januari 2019.

“Arus balik diperidiksi akan terjadi pada 25 Desember 2018 untuk libur Natal. dan libur tahun baru, arus balik diprediksi akan terjadi pada 1 Januari 2019,” jelas Raddy, sambil mengatakan, puncak mudik hari ini sudah mulai terjadi.

Ia memprediksi, nilai arus mudik dan balik libur Natal dan Tahun Baru, jumlahnya masih jauh di bawah Lebaran Idul Fitri. Volume kendaraan libur natal dan tahun baru masih di bawah 100 ribuan.

Lebih lanjut dia mengatakan, berbagai kesiapan dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna tol di libur Natal dan Tahun Baru, pertama ada penambahan beberapa lokasi cashless, begitu pun tempat istirahat akan diperbaiki, dengan memberi penambahan pelayanan dan kemudahan.

Jasamarga juga sudah menyiagakan petugas di beberapa titik potensi terjadi genangan air. Untuk Jakarta-Cikampek, ada sebelas titik genangan. Namun, sudah diantisipasi dengan penempatan pompa penyedot.

Menurutnya, 11 titik rawan tergenang air itu selama ini diketahui berdekatan langsung dengan pengerjaan proyek LRT dan lainnya.

“Libur panjang tahun ini, tarif tol masih seperti biasa, tidak ada kenaikan dan pengurangan. Belum ada instruksi untuk melakukan penurunan atau pun kenaikan,”ungkapnya.

Dia juga mengimbau bagi yang akan melakukan mudik libur natal dan tahun baru, dapat mempersiapkan diri, terutama kendaraan dan fisik dalam menghadapi perjalanan.

Lihat juga...