Jatim Sumbang 30 Persen Produksi Migas Indonesia

“Masalah selanjutnya adalah permasalahan non-teknis seperti kendala aturan, perizinan, pengurusan tanah dan lain-lainnya. Padahal industri migas memberikan pemasukan yang cukup besar bagi negara, serta memiliki ‘multiplier effects’ yang banyak pula,” ujarnya.

Menurut dia, kendala yang dihadapi oleh SKK Migas itu 20 persen saja yang bersifat teknis yakni bagaimana mampu menemukan ladang minyak baru di Indonesia dan memanfaatkan ladang minyak yang sudah ada, sedangkan 80 persen sisanya adalah kendala di bidang hukum, perizinan atau yang paling sering adalah terkait masalah sengketa tanah. (Ant)

Lihat juga...