Jumlah Penumpang di Pelabuhan Bakauheni Mulai Meningkat

Editor: Koko Triarko

LAMPUNG – Dua unit bus Trans Lampung berkapasitas 20 tempat duduk, disiagakan di depan loket pembelian tiket pejalan kaki pelabuhan Bakauheni.

Darno, salah satu petugas PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Bakauheni, menyebut dua bus Trans Lampung disiagakan sejak Rabu (19/12/2018), bertepatan dengan soft launching Dermaga 7 sebagai dermaga eksekutif. Dua bus tersebut merupakan shuttle bus untuk penumpang yang memilih akan naik kapal eksekutif.

Menurut Darno, sejumlah petugas sudah disiagakan untuk mengarahkan penumpang yang ingin menyeberang dari pelabuhan Bakauheni menuju Merak, memakai kapal eksekutif. Penumpang juga diberi keleluasaan untuk memilih menggunakan kapal reguler di Dermaga 1,2 dan 3.

Penumpang reguler yang akan naik kapal, akan diarahkan untuk membeli tiket dengan sistem nontunai. Bagi penumpang pejalan kaki yang sudah memiliki uang elektronik, bisa langsung membeli tiket di loket.

Fasilitas Garbarata di Dermaga Eksekutif pelabuhan Bakauheni Lampung -Foto: Henk Widi

Sejumlah petugas penjualan kartu uang elektronik dan isi ulang (top up), juga telah disiagakan di lobi pembelian tiket. Khusus untuk calon penumpang kapal eksekutif di Dermaga 7, pembelian akan dilakukan di dermaga eksekutif, menunggu keberangkatan kapal sesuai jadwal.

Perjalanan kapal eksekutif yang sudah terjadwal, membutuhkan waktu tempuh selama satu jam dari pelabuhan Merak ke Bakauheni dan sebaliknya.

“Masih banyak penumpang pejalan kaki yang belum tahu adanya kapal eksekutif, sehingga diarahkan petugas lengkap dengan dua shuttle bus yang disiagakan, untuk mengantarkan ke dermaga eksekutif,” terang Darno, saat ditemui Cendana News, Kamis (20/12/2018).

Salah satu penumpang asal Bandarlampung, Joni, mengaku berniat menuju Jakarta. Ia mengaku ingin mencoba pejalanan dari pelabuhan Bakauheni menuju ke Merak untuk pertama kali.

Meski sudah memiliki uang elektronik, ia membeli tiket kapal eksekutif masih dengan sistem uang tunai. Ia bahkan tidak harus membeli tiket elektronik seperti penumpang lain yang akan naik kapal reguler.

Bagi penumpang seperti dirinya yang tidak terpaku pada waktu, ia memilih dermaga eksekutif. Pasalnya, dalam satu hari ada sepuluh kali perjalanan kapal.

Sesuai jadwal, ia menyebut berdasarkan brosur yang diperoleh dari laman resmi ASDP Indonesia Ferry, empat kapal disiagakan di antaranya KMP Portlink 0, KMP Portlink III, KMP Sebuku dan KMP Batu Mandi. Sebelum naik ke kapal bersama puluhan penumpang pejalan kaki lainnya, ia harus naik bus yang sudah disiapkan.

“Kalau perjalanan untuk mengejar waktu mau ke pulau Jawa, naik kapal reguler memang jadi pilihan, karena saya ingin menikmati suasana, saya pilih naik kapal eksekutif,” terang Joni.

General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry, Hasan Lessy, menyebut pengoperasian dermaga eksekutif dilakukan bersamaan dengan angkutan Natal 2018 dan Tahun Baru 2019 (Nataru). Penerapan tarif untuk kapal eksekutif tersebut diberlakukan untuk penumpang pejalan kaki dan kendaraan.

Tarif penumpang pejalan kaki dewasa ditetapkan sebesar Rp50.000, penumpang anak-anak Rp34.000. Khusus untuk kendaraan ditentukan berdasarkan golongan.

Hasan Lessy, General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Bakauheni -Foto: Henk Widi

Khusus untuk golongan I atau jenis sepeda ditetapkan tarif Rp62.000, golongan II jenis sepeda motor Rp88.000, golongan III jenis roda tiga dan kendaraan roda dua di atas 500 cc Rp147.000.

Selanjutnya kendaraan golongan IV jenis kendaraan pribadi Rp579.000, golongan IV barang Rp385.000. Golongan V bus kecil Rp1,019 juta, golongan VI bus besar Rp1,71 juta dan kendaraan barang Rp1,1juta.

Kendaraan golongan VII jenis tronton Rp1,47 juta, golongan VIII jenis trailer Rp2,18 juta dan golongan IX jenis trailer panjang Rp3,39 juta.

“Tarif yang ditetapkan akan diberlakukan selama tiga bulan, selanjutnya akan dievaluasi sembari melengkapi fasilitas di dermaga eksekutif,” beber Hasan Lessy.

Penumpang yang akan menggunakan fasilitas dermaga eksekutif, kata Hasan Lessy, akan menyesuaikan jadwal. Berdasarkan jadwal, empat kapal di dermaga eksekutif berangkat mulai pukul 06.00, 08.00, 10.00, 12.30, 15.00, 17.30, 20.00, 23.30, 01.00 dan 03.30. WIB.

Penumpang yang berniat naik kapal di dermaga eksekutif akan bisa menyesuaikan jadwal keberangkatan kapal tersebut di pelabuhan Bakauheni dan Merak.

Pantauan Cendana News, sejumlah arus penumpang pejalan kaki asal pulau Sumatra menuju Pulau Jawa, terlihat mulai mengalami kenaikan.

Masyarakat yang akan berlibur pada libur Natal dan Tahun Baru, sebagian sudah melakukan perjalanan menggunakan moda transportasi kapal.

Selain dari pulau Sumatra, sejumlah penumpang pejalan kaki asal Pulau Jawa mulai terlihat mengalami peningkatan dibanding hari biasa.

Lihat juga...