Jumlah Penyandang Disabilitas Miskin di Baubau, 795 Orang

Ilustrasi. Penyandang disabilitas - Dok CDN

KENDARI – Dinas Sosial Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara, mengusulkan 300 unit alat bantu penyandang disabilitas ke Pemerintah Pusat pada 2019.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial Kota Baubau, Lia Amalia Muchlisi, mengungkapkan, jumlah usulan itu jauh lebih banyak dibanding dengan jumlah alat bantu yang diterima penyandang disabiltas pada 2018, yang hanya 99 unit.

“Kami juga mengusulkan bantuan dalam bentuk sarana dan prasarana kamar serta family care, atau pemberian pendampingan kepada penyandang disabilitas. Jadi, semuanya ada tiga jenis,” kata Lia Amalia, Kamis (27/12/2018).

Pihaknya optimis, usulan permintaan bantuan tersebut dapat direalisasikan Pemerintah Pusat, meskipun realisasinya akan dilakukan secara bertahap, sebab hingga saat ini memang sangat dibutuhkan untuk membantu aktivitas bagi penyandang disabilitas.

Selain mengusul bantuan ke Pemerintah Pusat, pada 2019, pihaknya juga dengan menggunakan APBD Kota Baubau akan melakukan kegiatan pendampingan yang difokuskan kepada penyandang disabilitas terlantar.

Pendampingan tersebut ada lima jenis, mulai dari pakaian, makanan, perbekalan, obat-obatan, dan alas kaki.

“Kegiatan pendampingan ini sesuai juga dengan Peraturan Pemerintah Nomor 02 tahun 2018, tentang standar pelayanan minimal,” terangnya.

Ia menambahkan, saat ini ada 795 orang penyandang disabilitas di Baubau, dengan kualifikasi miskin dan rentan miskin, yang menjadi fokus penanganan pemerintah. (Ant)

Lihat juga...