Kadin Melayu Singapura Lirik Industri Halal di Pulau Dompak

Ilustrasi halal - Dokumentasi CDN

TANJUNGPINANG – Kamar Dagang Industri (Kadin) Melayu Singapura, tertarik membangun industri halal, di kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas (Free Trade Zone) Pulau Dompak, Kota Tanjungpinang.

Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Pulau Bintan Untuk Wilayah Tanjungpinang, Den Yealta, mengatakan, di Januari 2019 sejumlah pengusaha yang tergabung dalam Kadin Melayu Singapura, akan melakukan peninjauan.

Mereka akan meninjau lokasi yang disiapkan untuk membangun industri halal. “Forum Bisnis yang diselenggarakan di Singapura baru-baru ini, mendapat sinyal positif dari Kadin Melayu Singapura. Kami akan menyambut kehadiran mereka di Tanjungpinang,” ucapnya, Selasa (25/12/2018).

Den Yealta berharap, kunjungan para pengusaha asal Singapura itu berbuah positif, sehingga dapat memicu pengembangan industri di Pulau Dompak. Badan Pengusahaan Kawasan Bebas dan Pelabuhan Bebas Tanjungpinang serta pemerintah daerah, siap mempermudah para investor untuk berinvestasi. Terkait perizinan investasi, pihaknya dan Pemprov Kepri memiliki komitmen, untuk mempermudah investor membangun usaha baru.

Komitmen yang disampaikan Badan Pengusahaan Kawasan Bebas dan Pelabuhan Bebas Tanjungpinang, untuk memfasilitasi investasi di Dompak menarik perhatian pengusaha Singapura. “Kami berharap, ada investasi yang masuk ke Pulau Dompak dari pertemuan ini,” ucapnya.

Saat ini, telah disiapkan lahan seluas 100 hektare di Pulau Dompak untuk membangun industri halal. Lahan tersebut, merupakan hibah dari PT Terera, untuk mendukung pengembangan kawasan industri di kawasan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas Pulau Dompak. “Saat pertemuan dalam Forum Bisnis yang kami gelar di Singapura, kami tidak lagi berbicara soal yang mendasar, melainkan ke teknis sehingga pengusaha tertarik,” katanya. (Ant)

Lihat juga...