KAMMI Bekasi: Kegagalan Karena Krisis Kepemimpinan

Editor: Koko Triarko

Ketua KAMMI Kota Bekasi, Egi Gustiana Putra -Foto: M Amin

BEKASI – Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Kota Bekasi, menggelar pelatihan kepemimpinan, (training leadership), guna menyiapkan kader pemimpin berintegritas dari kalangan mahasiswa.

Training leadership diikuti mahasiswa dari beberapa daerah di Indonesia, merupakan kegiatan rutin KAMMI Kota Bekasi setiap tahunnya.

“Pelatihan yang dilaksanakan dalam rangka mewujudkan pribadi yang inspiratif, untuk menciptakan kader pemimpin Indonesia ke depan. Diikuti 70 mahasiswa dari berbagai daerah,” kata Ketua KAMMI Kota Bekasi, Egi Gustian Putra, Kamis (27/12/2018).

Menurutnya, KAMMI Kota Bekasi menilai dinamika kepemimpinan sekarang,  masih belum berpihak kepada kesejahteraan masyarakat banyak. Kebijakan belum berpihak, sehingga berbagai kegagalan yang terjadi adalah karena krisis kepemimpinan berintegritas.

“Kepemimpinan dimaksud, tidak hanya presiden. Tetapi termasuk di dalamnya yudikatif, dan eksekutif, yang memberi contoh tidak mendidik kepada generasi penerus,” ujar Egi.

Menurutnya, KAMMI Kota Bekasi ingin menciptakan pemimpin berkualitas. Melalui training ini, maka dibedah bersama, sehingga dapat muncul generasi ke depan sebagai pemimpin bangsa, baik presdien, swasta, legislatif, eksekutif ataupun yudikatif.

Egi menegaskan, bahwa kepemimpinan memiliki arti luas tidak hanya sebagai pemimpin politik, tetapi meliputi swasta. KAMMI, jelasnya, ingin mencetak muslim negarawan.

“Ini yang membedakan KAMMI dengan organisasi lain,” tandas Egi.

Dalam pelatihan tersebut, KAMMI Kota Bekasi menghadirkan beberapa tokoh nasional dan lokal Kota Bekasi, untuk memberikan pemaparan terkait konsep kepemimpinan.

Seperti menghadirkan pencetus ‘2019 Ganti Presiden’, Mardani Ali Sera, mantan wakil wali kota Bekasi, Ahmad Saikhu, dan banyak tokoh politik lokal, baik caleg atau anggota DPRD yang aktif dan Ketua Bawaslu Kota Bekasi.

“Peserta pelatihan 70 mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia. Khusus luar daerah diambil peserta yang menjadi kader terbaik saja,” ujar Egi, smebari menambahkan, jika KAMMI Kota Bekasi mendukung 2019 ganti presiden.

Lihat juga...