Kejadian Kebakaran di Surabaya Meningkat

Ilustrasi -Dok: CDN

SURABAYA – Dinas Kebakaran Kota Surabaya menyebut, jumlah kejadian kebakaran di Kota Pahlawan sepanjang 2018 meningkat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Surabaya, Irvan Widyanto, mengatakan, sepanjang 2018 jumlah kebakaran di Surabaya meningkat sekira 50 persen. “Kebakaran di 2018 ada 800 kejadian, sedangkan tahun lalu hanya 600 kejadian,” ungkapnya, Minggu (16/12/2018).

Untuk itu, pihaknya terus mengimbau masyarakat Surabaya, utamanya mereka yang tinggal di kawasan padat penduduk, untuk mewaspadai potensi kebakaran. Damkar juga menggelar simulasi penanganan kebakaran di perkampung padat penduduk. Termasuk untuk warga yang tinggal di tepi jalan besar, dengan menggunakan mobil damkar jenis bronto 55 dan bronto 104.

Simulasi terakhir digelar di Kampung Embong Malang, Surabaya pada Sabtu (15/12/2018). Dengan simulasi, masyarakat dapat mengetahui seberapa jauh jangkauan alat, ketika terjadi kebakaran di perkampungan penduduk yang memiliki karakteristik di jalan besar. “Kami akan hitung semua jangkauan menuju perkampungan, dan seberapa cepat petugas tiba di lokasi, untuk bisa melakukan penanganan mulai kedatangan, persiapan memasang alat hingga eksekusinya,” jelasnya.

Selain melakukan simulasi, Irvan juga berkoordinasi sekaligus mengimbau warga, lurah, dan camat, untuk membongkar gapura dan kabel-kabel yang melintang secara tidak teratur. Keberadaanya, menghambat mobil damkar, serta kerja petugas saat melakukan evakuasi ketika terjadi kebakaran. “Saya sampaikan pemahaman, agar warga sadar masalah kecil semacam ini. Lebih mementingkan harta atau nyawa?” kata pria yang juga menjabat sebagai Kepala Satpol PP Surabaya itu. (Ant)

Lihat juga...