Kejari Bangka Tahan Dua Tersangka Proyek Pipa

141
Ilustrasi - Dok. CDN

SUNGAILIAT – Kejaksaan Negeri Sungailiat Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi pipa jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Merawang.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sungailiat, R Jefry Huwea, mengatakan, penahanan dua tersangka atas nama Abdurroni dan Mulyanto, dilakukan Kamis (6/12/2018) sekira pukul 16.00 WIB. Kejaksaan, sebelumnya telah menahan dua orang tersangka Riffani dan Yuda Suara alias Aloi. “Penahanan para tersangka dugaan kasus tipikor proyek pipa tahun 2016 itu setelah sebelumnya dilakukan penyelidikan dan penyidikan secara intensif oleh pihak penyidik Kejaksaan Tinggi Bangka Belitung,” jelasnya, Sabtu (8/12/2018).

Kepala Seksi Intel Kejari Bangka, Andre, mengatakan, dalam kasus korupsi ini, jaksa penuntut dari Kejari Bangka. Sedangkan penyidiknya adalah, dari Kejati Bangka Belitung. “Penahanan para tersangka bersamaan dengan pelimpahan dokumen berkas perkara yang sudah lengkap,” katanya.

Penetapkan sebagai tersangka, dan penahanan dilakukan, setelah penyidik memeriksa sejumlah saksi, untuk dimintai keterangan, terkait perkara proyek rehab pipa PDAM. Kegiatan tersebut dikerjakan PT Rian Makmur Jaya, dengan pagu anggaran Rp4,7 miliar.

Hasil pemeriksaan diketahui, di proyek tersebut, terjadi pengalihan pekerjaan, yang semula untuk rehab pipa, dialihkan ke kegiatan pembangunan intek sebesar Rp1,2 miliar. Tersangka dijerat Pasal 2 Undang-undang Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 KUHP, subsider Pasal 3 UU Tipikor jo Pasal 55 KUHP. Akibat perbuatan para tersangka diduga negara mengalami kerugian sebesar Rp2,9 miliar. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...