Kekhawatiran Perlambatan Pertumbuhan Ekonomi Tekan Dolar AS

Ilustrasi - dolar [dok. whitehouse.gov]

NEW YORK — Kurs dolar AS melemah terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), karena kurva imbal hasil terbalik surat utang pemerintah AS memicu kekhawatiran umum tentang perlambatan pertumbuhan ekonomi AS.

Indeks dolar AS, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utamalainnya, turun 0,07 persen menjadi 96,9680 pada pukul 20.00 GMT (pukul 15.00 waktu setempat).

Imbal hasil obligasi dua tahun dan imbal hasil obligasi tiga tahun melampaui imbal hasil obligasi lima tahun untuk hari kedua berturut-turut pada Selasa (4/12), menurut data Reuters, menciptakan inversi spread imbal hasil, yang biasanya dipandang sebagai pendahulu dari kemerosotan ekonomi.

Selama lima dekade terakhir, inversi spread imbal hasil antara surat utang dua tahun dan 10 tahun, muncul menjelang setiap resesi di Amerika Serikat.

Para analis memperingatkan bahwa inversi terbaru antara obligasi jangka pendek dan obligasi jangka panjang mengisyaratkan ekspektasi pasar bahwa pertumbuhan ekonomi AS akan melambat.

Lihat juga...