Kelurahan Sumerta Kembali Menggelar Pentas Budaya

Editor: Mahadeva WS

133
Penampilan salah satu peserta Pentas Budaya di Kelurahan Sumerta - Foto Sultan Anshori

DENPASAR – Dalam rangka meningkatkan sekaligus melestarikan seni dan budaya Bali, Kelurahan Sumerta Kecamatan Denpasar Timur, menyelenggarakan Pentas Seni Budaya ke-2. Kegiatan tersebut, diikuti oleh tujuh lingkungan atau banjar yang ada di Kelurahan Sumerta.  

Camat Denpasar Timur, Dewa Made Puspawan, menyebut, kegiatan tersebut, melibatkan peran serta generasi muda sebagai penerus seni dan budaya Bali. Sehingga, kegiatannya, dapat untuk menggali potensi, serta meningkatkan kreatifitas generasi muda di bidang kesenian. “Dari kegiatan ini, kami berharap para generasi muda kita saat ini bisa mempertahankan tradisi seni dan budaya yang diwariskan oleh para leluhur yang terdahulu. Selain itu dari kegiatan ini diharapkan dapat terjalin hubungan yang harmonis antara satu dengan yang lain,” kata Puspawan.

Lurah Sumerta, I Made Tirana, didampingi Ketua Panitia Pentas Seni dan Budaya, I Made Mudra, mengatakan, yang terpenting dari kegiatan tersebut adalah, generasi muda mampu mempertahankan serta melestarikan seni dan budaya warisan leluhur. “Ke depan, kegiatan seperti ini akan terus berlanjut, sehingga akan muncul bibit-bibit seniman, untuk selalu bisa menjaga serta melestarikan seni dan budaya Bali yang adiluhung ini,” kata Tirana.

Tirana menyebut, generasi muda merupakan benteng terakhir dari seni dan budaya bangsa. Oleh karena itu, generasi muda diharapkan bisa ikut melestarikan seni dan budaya Bali, yang diimbangi dengan kreativitas. Adapun lomba pentas seni dan budaya ke-2 ini meliputi lomba Mekendang Tunggal, Tari Margapati, dan Macapat, yang diikuti oleh peserta Tingkat SD dan SMP.

Baca Juga
Lihat juga...