Kemendagri: Tak Benar Sistem Pengaman KTP Elektronik, Jebol

JAKARTA  – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), membantah pemberitaan yang menyebutkan sistem pengamanan KTP elektronik (KTP-el) jebol terkait kasus jual beli blangko KTP elektronik.

“Tidak benar ada pemberitaan yang mengatakan sistem pengamanan KTP elektronik jebol,” ujar Kapuspen Kemendagri, Bahtiar, dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, KTP elektronik tidak bisa dicetak di sembarang tempat, karena harus menggunakan mesin cetak yang sudah diprogram secara khusus, dan mesin tersebut diproduksi secara khusus serta terbatas.

“Untuk mencetak KTP elektronik diperlukan input data tertentu hasil perekaman tentang data diri, sidik jari dan lain-lain. Hanya jajaran Dukcapil yang punya akses database kependudukan untuk dapat mengisi menginput data tersebut ke dalam chip blangko KTP elektronik,” ujarnya lagi.

Bahtiar menyebutkan, database kependudukan menggunakan network jaringan yang bersifat privat terbatas, bukan jaringan umum.

Ia pun meminta agar masyarakat yang tertipu beli blangko KTP-el itu, agar melaporkan kepada aparat penegak hukum terdekat atau pemda karena UU 24/2013 jelas mengatur bahwa urus KTP gratis atau tidak dipungut biaya.

Lihat juga...