Kementerian Luar Negeri Libya di Tripoli Diserang Gerilyawan

Ilustrasi Bendera Libya

TRIPOLI, LIBYA — Tiga orang tewas dan sembilan orang lagi cedera dalam serangan gerilyawan terhadap kompleks Kementerian Luar Negeri Libya di Tripoli Tengah pada Selasa (25/12), kata Kementerian Kesehatan.

Beberapa pria bersenjata yang diduga anggota kelompok Da’esh melepaskan tembakan ke gedung itu sebelum meledakkan rompi peledak mereka.

Dalam pernyataan singkat, Kementerian Luar Negeri menyatakan tiga orang tewas dalam serangan tersebut, tapi tidak memberi perincian lebih lanju.

Satu sumber keamanan lokal mengatakan dua pegawai kementerian luar negeri, termasuk satu warga negara Maroko, termasuk di antara, demikian laporan Kantor Berita Anadolu –yang dipantau di Jakarta, Rabu pagi (26/12/2018).

Satu sumber Kementerian Luar Negeri Libya, yang tak ingin disebutkan jatidirinya, mengatakan korban tewas akibat pemboman bunuh diri di dalam gedung tersebut.

Menteri Luar Negeri Mohamed At-Taher tidak berada di dalam gedung itu selama serangan sebab ia sedang menyertai Perdana Menteri Fayez As-Sarraj selama kunjungan ke Kota Zawiya di bagian barat negeri itu, kata sumber kementerian luar negeri.

Asap tebal terlihat membubung dari gedung kementerian tersebut, dan belum ada kelompok yang mengaku bertanggung-jawab atas pemboman itu.

Libya telah dirongrong kerusuhan sejak 2011, ketika aksi perlawanan yang didukung NATO mengakibatkan tergulingnya dan tewasnya presiden Muammar Gaddafi –yang telah memerintah negeri tersebut lebih dari empat dasawarsa.

Saat ini, dua pemerintah bersaing untuk memperebutkan kekuasaan: satu Pemerintah Persatuan Nasional, yang diakui masyarakat internasional dan berpusat di Tripoli, dan satu pemerintah yang didukung oleh Majelis Legislatif, yang berpusat di Kota Tobruk, Libya Timur. [Ant]

Lihat juga...