Kemkominfo Ajak UMKM Bangkalan Jualan Secara Daring

BANGKALAN — Direktorat Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim Kementerian Komunikasi dan Informatika mengajak para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, mulai memasarkan hasil produk mereka secara dalam jaringan.

Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim (IKPM) Kementerian Kominfo, Septriana Tangkary, mengakui bahwa pihaknya perlu mendorong pelaku UMKM di daerah itu untuk mempromosikan produknya dengan berjualan secara daring agar lebih dikenal.

“Inilah pentingnya digelar Sosialisasi Belanja dan Jualan Online kepada para pelaku UMKM,” katanya dalam rilis yang diterima di Pamekasan, Minggu malam (9/12/20178).

Sebanyak 234 UMKM di Kabupaten Bangkalan mengikuti Sosialisasi Belanja dan Jualan Online; Murah, Cepat, dan Aman di Pendopo Rumah Bupati Bangkalan pada 9 Desember 2018.

Septriana mengungkapkan transaksi daring kini semakin populer digunakan masyarakat. Hal tersebut dapat dinilai sebagai perkembangan positif.

“Ini juga penting kami sampaikan kepada pelaku UMKM agar semakin mengerti potensi pasar yang begitu besar. Perkembangan ekonomi ini harus dipupuk dan didorong agar UMKM melakukan transaksi online agar industri kita berkembang pesat,” katanya.

Melalui acara tersebut, pihaknya ingin melakukan sosialisasi Gerakan “Ayo UMKM Jualan online”.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia mencapai 61,41 persen dengan jumlah UMKM mencapai 60 juta unit.

Hanya saja, baru sekitar delapan persen pelaku UMKM yang sudah memanfaatkan platform daring. “Maka dari itu, kami hadir ke sini dalam rangka mengajak UMKM untuk beralih ke platform online,” ujar Septriana.

Hadir dalam acara itu,i Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron, Ketua Dekranasda Bangkalan Zaenab Abdul Latif, Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Hukum Prof Henri Subiakto, Direktur Informasi dan Komunikasi Perekonomian dan Maritim (IKPM) Septriana Tangkary, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Bangkalan Bambang Setiawan dan para pelaku UMKM di Kabupaten Bangkalan.

Staf Ahli Menteri Kominfo Prof Henri Subiakto memaparkan bahwa Indonesia sudah memasuki era fintech. Bank tidak lagi berperan dominan. “Kita bisa menyimpan atau meminjam uang bukan lagi ke bank melainkan ke fintech. Begitu juga dengan produk UMKM dipasarkan lewat online,” katanya.

Dalam acara itu, peserta didorong untuk membuat toko daring. Empat syarat untuk membuat toko daring, adalah KTP, produk, rekening bank, dan telepon pintar. Sebanyak 234 pelaku UMKM yang hadir berkesempatan langsung membuat toko daring untuk memasarkan produknya.

Bupati Bangkalan, Abdul Latif Amin Imron, berterima kasih kepada pihak Kementerian Kominfo karena sudah memilih Bangkalan sebagai salah satu daerah tujuan diadakannya forum tersebut.

“Ini salah satu upaya untuk meningkatkan keahlian. Kominfo atau Disperindag saya harapkan bisa memberikan arahan dan bimbingan penguasaan teknologi bagi pegiat UMKM di Bangkalan,” katanya. (Ant)

Lihat juga...