Komunitas Ballet Rakyat Peduli Anak Miskin Berbakat

Editor: Makmun Hidayat

224

JAKARTA — Balet identik kesenian kalangan menengah atas. Karena untuk pakaian balet sangatlah mahal apalagi biaya pendidikannya, jadi kebanyakan yang bermain balet anak-anak keluarga berada. Padahal banyak juga anak-anak miskin yang berbakat main balet.

Berangkat dari keprihatinan ini, Komunitas Ballet Rakyat (Komubara) membuat program beasiswa bagi anak miskin berbakat untuk dibina dan dididik menjadi pemain balet.

Demikian salah satu tema yang mengemuka dari acara peluncuran film produksi Adiksi Films berjudul ‘Down Swan’. Sebuah film drama keluarga arahan sutradara Fuad Akbar yang memotret cinta dan pengorbanan yang luar biasa antara orangtua dan anaknya yang mempunyai kebutuhan khusus dan main balet.

“Dalam film ini, saya berperan sebagai Miss Melinda yang kebetulan satu jalur dengan profesi saya yaitu pemilik sanggar ballet, “ kata Marsha Emilia Pical dalam acara peluncuran film ‘Down Swan’ di Gusto Restaurant, Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (10/12/2018).

Perempuan kelahiran 21 Mei 1993 itu membeberkan dirinya turut terlibat dalam Komunitas Ballet Rakyat (Komubara) yang peduli anak miskin berbakat untuk dibina dan dididik menjadi pemain ballet.

“Saya partner saja dalam Komubara, sedangkan yang mendirikan adalah Miss Rita, yang tergerak karena yang ikut balet dari anak-anak keluarga berada, padahal banyak anak kurang mampu yang potensial dan berbakat main balet,“ beber top 7 Miss Indonesia 2013 perwakilan Maluku.

Untuk pendidikan anak kurang mampu yang potensial dan berbakat main balet, Marsha bersama rekan-rekan pendidik balet turun langsung.

“Saya, Miss Rita dan rekan-rekan pendidik balet lainnya, setiap minggu mengajar balet dan pada minggu keempat kita pilih anak-anak miskin berbakat untuk beasiswa pendidikan balet,“ paparnya.

Dalam program pendidikan anak kurang mampu yang sudah tiga bulan, Marsha mengaku sedang mencari-cari sponsor.

“Sebenarnya paling penting adalah sponsor baju, karena kita tidak mau membebani mereka, untungnya kita punya link-link balet yang lumayan banyak yang memberikan lungsuran baju balet,“ ungkapnya.

Marsha menyampaikan yang akan datang ini ia yang pegang di sanggarnya untuk tempat latihan balet. “Kita akan berikan beasiswa sekolah balet setahun yang kemudian diikutkan show besar di Taman Ismail Marzuki (TIM),“ tegasnya.

Marsha berharap Komunitas Ballet Rakyat ke depan akan semakin maju dan berkembangkan. “Ini bentuk kepedulian kita pada anak miskin berbakat agar mendapat pendidikan balet yang baik sampai mencapai cita-cita menjadi pemain balet profesional,“ pungkasnya penuh pengharapan.

Baca Juga
Lihat juga...