Kontribusi Mekarsari Seputar Riset Manggis

Editor: Satmoko Budi Santoso

“Lalu kita melanjutkan ke Lampung hingga Sumatera Utara. Pada tahun 2002, kita bisa menemukan 1-2 pohon di daerah Jambi dan perbatasan Sumatera Utara dengan Aceh. Jadi satu-satunya Mekarsarilah yang hanya memiliki malakensis,” tegas Azis.

Dengan ditemukannya malakensis di wilayah Indonesia, maka Indonesia bisa menyatakan bahwa manggis adalah tanaman asli Indonesia.

“Kita memperkirakan perubahan dari malakensis ke mangostana ini adalah karena proses adaptasi yang secara spontan melalui mutasi kromosom. Mungkin ada suatu masa dimana tanaman malakensis yang jantan berkurang jumlahnya,” urai Azis.

Perbedaan malakensis dan mangostana bukan hanya dari fisik daun dan buah saja. Rasa daging buah malakensis bisa bervariasi, tidak seperti mangostana yang memiliki rasa manis standar.

“Malakensis bisa terasa asam, tidak semuanya manis. Jumlah buah di tiap pohon juga lebih sedikit dari mangostana,” ucap Azis.

Azis menyatakan, saat ini, Mekarsari sedang melakukan penelitian untuk mengembangkan malakensis sehingga bisa memiliki kromosom sebanyak mangostana dan bisa berbuah tanpa penyerbukan.

“Kita sudah mempublikasikan hasil penelitian ini di simposium pemuliaan tanaman se Asia Pasifik. Sehingga, Indonesia juga bisa menyatakan bahwa manggis adalah tanaman asli Indonesia,” pungkasnya.

Lihat juga...