hut

Kopi Iklim, Geliat Ekonomi di Kampung Langgongsari

Editor: Satmoko Budi Santoso

BANYUMAS – Gerimis mengiringi langkah kaki yang terlihat bergegas menuju sebuah rumah di tikungan jalan. Sesaat kemudian pintu rumah terbuka dan terlihat dua orang tersebut sibuk menimbang sesuatu. Seperti sedang bertransaksi, setelah menerima beberapa lembar uang sang tamu pun kembali bergegas pergi.

Jalanan di Grumbul Bulakan, Desa Langgongsari, Kecamatan Cilongok, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah mulai lengang. Namun, pada rumah sederhana di tikungan jalan tersebut, terlihat aktivitas, pintu rumah pun masih terbuka.

ʺAda warga yang setor biji kopi lumayan banyak dan ini sedang kita sortir dulu. Sebab kita hanya memiih biji kopi yang benar-benar bagus untuk menjaga kualitas kopi,ʺ tutur Taufik Qurohman yang merupakan Ketua Program Kampung Iklim (Proklim) Bulakan di Desa Langgongsari.

Biji-biji kopi pilihan ini selanjutnya akan diolah menjadi kopi bubuk yang diberi label Kopi Iklim. Awalnya warga desa tidak begitu mempedulikan tanaman kopi yang tumbuh di ladang dan halaman rumah mereka.

Namun, setelah Taufik berani membeli dengan harga yang mahal, warga desa mulai berusaha meningkatkan kualitas biji kopi hasil tanaman mereka. Pohon kopi pun mulai dirawat dengan baik.

Di pasaran, biji kopi hanya dibeli dengan harga antara Rp 17 ribu hingga yang kualitasnya bagus Rp 20 ribu per kg. Tetapi Taufik berani membeli biji kopi warga dengan harga Rp 25 ribu per kg. Bahkan untuk biji kopi yang bagus, yaitu yang dipetik saat sudah masak di pohon, Taufik berani membeli dengan harga Rp 45 ribu per kg.

ʺTujuan kita adalah mengangkat perekonomian warga desa, sehingga kita berani membeli mahal biji kopi. Ini hanya berlaku untuk kopi yang ditanam di Desa Langgongsari, khususnya yang masuk wilayah kampung Proklim. Karena kita mendapat bantuan modal untuk membeli dan mengolah biji kopi warga dari CSR PT Pama Persadha Nusantara,ʺ terangnya.

Kampung Proklim sendiri merupakan kampung binaan PT tersebut dan merupakan program yang dikembangkan Kementrian Lingkungan Hidup (KLH) untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dan seluruh pihak dalam melaksanakan aksi lokal.

Guna meningkatkan ketahanan terhadap dampak perubahan iklim dan pengurangan emisi Gas Rumah Kaca (GRK). Desa Langgongsari sudah didaulat menjadi kampung proklim sejak tahun 2015.

Ada empat program yang dijalankan yaitu lingkungan, kewirausahaan, kesehatan dan pendidikan. Kopi Iklim merupakan implementasi dari program kewirausahaan. Ada dua jenis kopi yang dikembangkan di Desa Langgongsari, yaitu kopi robusta dan liberika.

Dua kopi ini mempunyai ciri khas masing-masing, kopi liberika dengan aroma buah nangka dan kopi robusta dengan aroma coklat. Hal tersebut dipengaruhi oleh pepohonan yang tumbuh di sekitar pohon kopi.

Dukungan dari CSR itu tak hanya dalam bentuk peralatan dan modal awal saja. Tetapi juga sampai pada tahap pemasaran. Hingga kopi produksi desa terpencil ini mendapat tempat di gerai bergengsi milik PT tersebut yang ada di kota-kota besar.

Tak hanya di Jakarta, tetapi juga merambah hingga ke Balikpapan. Produksi pertama Kopi Iklim sebanyak 100 pack, langsung diikuti dengan permintaan 200 pack pada bulan berikutnya.

ʺPermintaan terus meningkat, sampai kita tidak mampu memenuhi karena terkendala stok biji kopi. Sebab, kita berkomitmen hanya menggunakan kopi warga desa ini. Misi kita tidak hanya keuntungan finansial, tetapi juga mengangkat perekonomian warga,ʺ jelas Taufik.

Permintaan produksi dalam jumlah besar, lanjutnya, bisa terpenuhi, tetapi butuh waktu. Sebab, ia harus mengedukasi warga supaya menambah pohon kopi dan memelihara dengan baik.

Bank Sampah

Embrio usaha Kopi Iklim ini, tentu tidak terpisahkan dari edukasi pemanfaatan pekarangan serta penanganan sampah di desa tersebut. Pemanfaatan pekarangan sudah sejak lama disarankan ke warga, termasuk pemanfaatan sampah.

Pegiat Kampung Proklim yang menangani sampah, Mukofa, mengatakan, masyarakat sekitar sudah terbiasa untuk memilah sampah organik dan anorganik. Oleh sebab itu, ia memberi ruang untuk menjual sampah-sampah daur ulang seperti kardus dan botol-botol plastik.

Pegiat Kampung Proklim yang menangani sampah, Mukofa, sedang menimbang sampah yang disetor salah seorang santri Pondok Pesantren Nurul Huda. – Foto: Hermiana E. Effendi

ʺKami punya bank sampah yang siap untuk membeli sampah-sampah warga. Satu sampah dibeli dengan harga Rp 1.500. Setelah terkumpul banyak, nantinya kita jual ke pengepul dan uang hasil penjualan kita manfaatkan untuk operasional bank sampah.

Kita mempunyai tiga petugas yang berkeliling kampung untuk mengambil sampah-sampah dan honor petugas tersebut kita ambilkan dari hasil penjualan sampah. Karena di desa tidak mungkin untuk menarik iuran sampah dari warga, berbeda dengan di kota. Namun, tanpa iuran sampah pun, kampung ini sudah bisa menangani sampah warga,ʺ paparnya.

Setidaknya, ada 4 RT atau sekitar 200 kepala keluarga (KK) yang sudah aktif menyetorkan sampah daur ulang ke bank sampah. Selain itu, juga ada seribu santri Pondok Pesantren Nurul Huda di desa tersebut yang juga aktif di bank sampah.

Salah satu santri, Zaenu Mutajim mengatakan, ia bisa menyetor sampah sampai 20 kilogram per minggu yang dikumpulkan dari santri-santri pondok. Uang hasil penjualan sampah ditabung dan biasanya baru diambil saat lebaran.

ʺKalau mau lebaran baru diambil uangnya. Biasanya dapat sampai ratusan ribu dan bisa buat sangu atau uang saku pulang kampung. Kita juga bisa meminjam buku gratis di perpustakaan, kalau jadi anggota bank sampah,ʺ tutur siswa kelas 11 ini.

Keberadaan Kampung Proklim membawa banyak manfaat bagi warga. Desa yang dulu dikenal tertinggal dan miskin, kini secara perlahan bangkit dan berbenah. Dimulai dari kesadaran untuk memanfaatkan pekarangan, memelihara tanaman kopi dan menjaga kebersihan lingkungan dari sampah, ekonomi warga pun terdongkrak.

Lihat juga...

Mersin escort

»

bodrumescort.asia

»

Escort Adana bayan

»

Mersin türbanlı escort Sevil

»

Mersinde bulunan escort kızlar

»

storebursa.com

»

maltepeescort.org

»

Kayseri elit eskort

»

Eskişehir sınırsız escort

»

Eskişehirde bulunan escort kızlar

»

samsuni.net

»

Escort Adana kızları

»

eskisehir eskort

»

adana eve gelen escort

»

adana escort twitter

»

adana beyazevler escort

»

http://www.mersinindex.com

»

pubg mobile hileleri

»

Nulled themes

»

www.ankarabugun.org

»

www.canlitvtr.net

»

escort izmir

» www.escortantalyali.com