Kotak Suara Pemilu 2019 Berbahan Dupleks

Editor: Koko Triarko

BEKASI – KPU Kota Bekasi, Jawa Barat, meyakinkan, bahwa kotak suara Pemliu 2019 terbuat dari bahan dupleks dilapisi plastik dan kedap air. Dupleks bukan jenis kardus ekonomi, ketebalannya pun lebih tebal dari kardus biasa.

“Bahan kotak suara ini bukan kardus biasa. Itu sudah sesuai dengan amanah UU, harus transparan, bisa dilihat dari luar, karena bagian tengahnya terbuat dari plastik transparan,” ujar Ketua KPU Kota Bekasi, Nurul Sumarheny, menanggapi polimik Kotak suara, Kamis (20/12/2018).

Menurutnya, KPU Kota Bekasi sudah pernah menggunakan kotak suara berbahan dupleks pada Pemilu 2014 dan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Walikota dan Gubernur Jawa Barat, lalu.

Ketua KPU Kota Bekasi, Nurul Sumarheny -Foto: M Amin

“Saat Pilkada serentak, kotak suara juga sudah banyak menggunakan bahan dupleks. Dan, itu lebih memudahkan dalam pendisribusian, terutama bagi kawasan pedalaman, tentunya,” papar Nurul.

Menurutnya, pihak yang meragukan keamanan, bahwa kotak suara itu digembok, dan kunci gembok itu fungsinya sebagai penanda, bahwa kotak suara dalam kondisi steril, ditambah dengan segel khusus KPU.

Nurul mengakui, saat ini kotak suara untuk Pemilu di Kota Bekasi sudah datang, dengan jumlah 6.500 kotak suara dan bilik. Saat ini, kotak suara itu di gudang dalam kondisi dilipat.

“Kotak suara dan bilik itu tidak membebani biaya KPU, dalam penyimpanan gudang. Ini lebih kepada penghematan dibanding kotak suara sebelumnya berbahan aluminium. Hemat juga sesuai aman UU 7 2018,” tukasnya.

Dia juga mengakui, untuk jumlah kota suara dan bilik untuk Kota Bekasi akan ada penambahan 220 kotak suara. Penyimpanan untuk kotak suara yang sudah datang saat ini berada di gudang di jalan Sudirman Kota Bekasi.

Lihat juga...