KPK Tambah Satu Tersangka Proyek Pakpak Bharat

JAKARTA  – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menetapkan satu tersangka kasus suap terkait proyek-proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Pakpak Bharat Sumatera Utara Tahun Anggaran 2018.

“Satu tersangka itu adalah Rijal Efendi Padang (REP) dari unsur swasta,” kata Kepala Bagian Pemberitaan dan Publikasi KPK, Yuyuk Andriati, saat konferensi pers di gedung KPK, Jakarta, Jumat.

Dalam pengembangan penyidikan, KPK menemukan bukti-bukti terkait keterlibatan dan peran pihak lainnya dalam perkara ini yang dapat dimintai pertanggungjawaban hukum.

Sebelumnya, KPK telah terlebih dahulu menetapkan tiga tersangka, yaitu Bupati Pakpak Bharat periode 2016-2021 Remigo Yolanda Berutu (RYB), Plt Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pakpak Bharat David Anderson Karosekali (DAK), dan seorang pihak swasta Hendriko Sembiring (HSE).

“REP selaku Direktur PT TMU diduga telah melakukan tindak pidana korupsi memberi hadiah atau janji kepada RYB selaku Bupati Pakpak Bharat bersama-sama DAK dan HSE terkait proyek-proyek di Dinas PUPR Kabupaten Pakpak Bharat Tahun Anggaran 2018,” ucap Yuyuk.

Lihat juga...