KPU Banyumas Buktikan Kotak Suara, Kuat

Editor: Koko Triarko

PURWOKERTO – Dalam upaya meyakinkan masyarakat akan kualitas kotak suara yang aman dan kedap air, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyumas, menggelar sosialisasi logistik pemilu. Pada kesempatan tersebut, wartawan dan perwakilan dari kepolisian diajak untuk melihat langsung kotak suara di gudang penyimpanan KPU.

Untuk meyakinkan kekuatan kotak suara, Ketua KPU Banyumas, Imam Arif Setiadi, dan beberapa staf KPU, secara bergantian menduduki kotak tersebut. Dan, ternyata kotak yang terbuat dari karton tersebut kuat diduduki dua orang dewasa.

Ketua KPU Banyumas, Imam Arif Setiadi -Foto: Hermiana E. Effendi

ʺKotak suara pemilu terbuat karton tebal yang kuat dan kedap air, jadi bukan dari kardus. Dan, untuk meyakinkan kita sosialisasikan, supaya bisa melihat langsung kekuatan kotak suara. Sekaligus ini menjawab kabar hoaks yang banyak beredar di media sosial, tentang kualitas kotak suara yang diragukan,ʺ jelasnya, Rabu (19/12/2018).

Terkait keamanan gudang logistik KPU tersebut, menurut Imam Arif, sebelum digunakan untuk penyimpanan logistik, gudang sudah melalui proses fumigasi dan untuk keamanan, dijaga oleh petugas kepolisian secara bergiliran.

Hingga saat ini, logistik yang diterima KPU Banyumas masih ada kekurangan. Seperti untuk kotak suara sudah diterima 27.452 buah, dan masih kurang 30 buah. Bilik suara sudah diterima 3.224 buah, dan masih kurang 24.

Selain itu, KPU Banyumas juga menerima tinta sebanyak 10.847 buah, segel sebanyak 566.560 buah dan sampul biasa serta sampul kubus sebanyak 152.398 buah, alat pemberi tanda coblos berupa spoon, paku dan benang sebanyak 3.320 buah dan masih kurang 2.117, serta lainnya.

ʺSurat suara masih ada kekurangan dan sudah kami komunikasikan dengan KPU RI, kemungkinan bulan Januari nanti dikirim kekurangannya,ʺ kata Ketua KPU.

Sementara itu, bilik dan kotak suara yang diterima KPU, sejauh ini dalam kondisi baik dan tidak ada kerusakan. Namun, untuk kepastiannya akan diperiksa oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK).

Sebab, sesuai aturan, bilik dan kotak suara dikirim ke PP dalam kondisi terbungkus. Nantinya, PPK yang akan merakit kotak suara tersebut di tempat masing-masing.

ʺKPU mengirim ke PPK dalam kondisi terbungkus, nanti bilik dan kotak suara akan dirakit sendiri oleh PPK, sekaligus memeriksa kondisi kotak suara. Tetapi sejauh ini, dari beberapa yang kita buka, kondisinya bagus dan tidak ada kerusakan,ʺ terang Imam Arif.

Lihat juga...