KPU Maluku Kembalikan Anggaran Rp33,43 Miliar

135
KPU - Dok: CDN

AMBON – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Maluku, mengembalikan sisa anggaran Pilkada Maluku, Kabupaten Maluku Tenggara dan Kota Tual, pada 27 Juni 2018, sebesar Rp33,43 miliar.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah, Setda Maluku, Lutfy Rumbia, membenarkan, sisa anggaran Pilkada serentak dari ketiga daerah tersebut, telah disetor ke kas daerah Pemprov setempat. “Jadi setelah penyelenggara Pilkada, memanfaatkan anggaran yang dihibahkan Rp200 miliar, ternyata ada sisa, maka dikembalikan ke kas daerah Pemprov Maluku,” ujarnya, Sabtu (8/12/2018).

Angaran Rp33,43 miliar yang telah masuk kas daerah itu digunakan kembali untuk belanja daerah. “Itu (anggaran daerah) menjadi belanja, sehingga akan digunakan untuk kegiatan di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku,” tambah Lutfy.

Disinggung anggaran untuk Bawaslu Maluku, Pemprov setempat menghibahkan dana sebesar Rp75 miliar. “Saya diinformasikan bahwa Bawaslu Maluku juga akan mengembalikan anggaran sisa yang jumlah lebih dari Rp1 miliar,” ujar Lutfy.

Sebelumnya, Ketua KPU Maluku, Syamsul Rifan, mengemukakan, anggaran Rp200 miliar dialokasikan dalam APBD 2017 sebesar Rp32 milyar dan sisanya Rp168 miliar di APBD 2018. Anggaran ini diperuntukan mulai dari proses persiapan yang meliputi sosialisasi, pembentukan PPK, PPS dan KPPS, pemantauan pemilihan, pengelolahan daftar penduduk potensial pemilih pemilu (DP4), pemutakhiran data pemilih.

Kemudian proses penyelenggaraan yang meliputi pencalonan, masa kampanye, pengadaan dan pendistribusian pelengkapan pemungutan dan penghitungan suara, pemungutan dan penghitungan, rekapitulasi hasil penghitungan suara hingga penetapan pasangan calon pemenang Pilkada. Pilkada Maluku dimenangkan pasangan Murad Ismael – Barnabas Orno, Kabupaten Maluku Tenggara, Taher Hanubun- Hanubun dan Petrus Beruatwarin dan kota Tual, Adam Rahayaan – Usman Tamnge. (Ant)

Baca Juga
Lihat juga...